ULM Tegaskan Komitmen Riset dan Publikasi Ilmiah Melalui Akses ScienceDirect
Kepala UPA Perpustakaan ULM, Noer Komari, S.Si., M.Kes, menyampaikan bahwa civitas akademika ULM sejatinya telah dapat mengakses jurnal ScienceDirect sejak tahun lalu. Hal tersebut menunjukkan kesiapan ULM dalam memanfaatkan kerja sama ini secara optimal.
“Sekarang sudah berjalan dua tahun. Tahun ini, insya Allah akan lebih banyak jurnal yang bisa diakses oleh mahasiswa maupun dosen kita,” ujarnya pada Jumat (9/1/2026).
Beliau menjelaskan, akses jurnal ScienceDirect dapat dilakukan dengan mudah oleh mahasiswa dan dosen ULM hanya dengan menggunakan akun surel resmi ULM (@mhs.ulm.ac.id atau @ulm.ac.id). Ke depan, UPA Perpustakaan ULM juga berencana melakukan sosialisasi secara lebih masif agar pemanfaatan jurnal internasional ini semakin optimal dan merata di seluruh fakultas.
Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., sebelumnya telah melakukan penandatanganan kerja sama akses jurnal internasional ScienceDirect milik Elsevier bersama puluhan perguruan tinggi anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI).
Penandatanganan Kerja Sama ini berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026. Kerja sama ini merupakan wujud sinergi antarperguruan tinggi di kawasan timur Indonesia untuk saling mendukung pengadaan lisensi akses jurnal bereputasi internasional, khususnya bagi perguruan tinggi yang sedang berkembang agar mampu meningkatkan kualitas luaran akademik mahasiswa dan dosen.
Kerja sama akses jurnal ScienceDirect ini dipelopori oleh Universitas Hasanuddin, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Gorontalo, yang bersepakat membangun kolaborasi berbasis gotong royong dalam penguatan sumber referensi ilmiah. Melalui mekanisme langganan bersama, perguruan tinggi anggota KPTN-KTI dapat memperoleh akses yang lebih luas dan berkelanjutan terhadap publikasi ilmiah kelas dunia.
Melalui kerja sama ini, Universitas Lambung Mangkurat tidak hanya memperluas akses terhadap literatur ilmiah global, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya riset, publikasi ilmiah, dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi. ULM optimistis, kolaborasi strategis ini akan menjadi fondasi kuat dalam melahirkan karya akademik yang unggul, relevan, dan berdaya saing internasional.

