ULM Kampus Berdampak: Mahasiswa Wujudkan Pertanian Organik di Lingkungan PerkotaanÂ
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 12 January 2026
Banjarbaru — Keahlian dan kepedulian mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam bidang pertanian berkelanjutan diwujudkan melalui kegiatan pendampingan masyarakat dalam Program Bina Desa ULM. Sejumlah mahasiswa lintas program studi mendampingi Kelompok Wanita Tani (KWT) Citra Lestari di Kompleks Citra Persada Asri, Banjarbaru, dalam praktik budidaya sayur organik berbasis pekarangan, Minggu (4/1/2025).
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari Program Studi Agroekoteknologi, Agronomi, Sosial Ekonomi Perikanan, dan Kehutanan ULM. Mereka membagikan pengetahuan dan keterampilan pertanian rumah tangga dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi perkotaan, yakni keterbatasan lahan dan kebutuhan akan metode yang praktis serta ekonomis.
Melalui pemanfaatan polybag dan limbah dapur, mahasiswa ULM mengajarkan ibu-ibu KWT mengolah bahan sederhana menjadi sarana produksi pertanian. Cangkang telur dihaluskan sebagai campuran media tanam, sisa buah dan sayur difermentasi menjadi eco-enzyme, sementara kulit bawang merah dan putih diperkenalkan sebagai pestisida nabati yang ramah lingkungan.
Ketua Tim Bina Desa ULM, Nazla, menjelaskan bahwa KWT Citra Lestari dipilih karena keaktifannya serta karakter lingkungan permukiman yang cocok untuk pengembangan pertanian skala rumah tangga.
“Polybag menjadi solusi karena lahan warga terbatas. Limbah rumah tangga juga kami dorong untuk dimanfaatkan kembali agar bernilai guna sebagai pupuk maupun pengendali hama,” jelasnya.
Pendampingan teknis turut melibatkan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kota Banjarbaru, yang memberikan arahan mengenai teknik budidaya dan penggunaan bahan organik yang aman bagi tanaman. Sinergi ini memperkaya pengalaman belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas pendampingan kepada masyarakat.
Dosen pendamping kegiatan, Ria Anita Pertiwi, menilai pertanian organik perkotaan relevan diterapkan di Banjarbaru yang lahan hijau rumah tangganya semakin terbatas.
“Metode ini relatif murah, perawatannya sederhana, dan bisa diterapkan jangka panjang. Mahasiswa belajar langsung menerapkan ilmunya, sementara warga mendapatkan solusi praktis,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif anggota KWT dalam setiap tahapan praktik. Ketua KWT Citra Lestari, Norfahmi, menyebut kegiatan ini menambah wawasan anggota dan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran konsumsi sehari-hari.
Ke depan, tim mahasiswa Bina Desa ULM akan melakukan monitoring dan pendampingan lanjutan, khususnya terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa ULM untuk mengasah minat, bakat, dan keahlian aplikatif dalam pertanian berkelanjutan serta pengabdian kepada masyarakat.





Previous post
ULM Tegaskan Komitmen Riset dan Publikasi Ilmiah Melalui Akses ScienceDirect
You may also like
Sekolah Pangan di Angsana Hadirkan Tiga Doktor Universitas Lambung Mangkurat
Kreativitas dan Pesan Lingkungan Warnai Lomba Foto Dies Natalis ULM
