Prof. Suherman Beri Tips Sukses PKM Kepada Mahasiswa ULM
Banjarmasin — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong capaian prestasi mahasiswa lewat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) melalui kegiatan Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Proposal PKM bagi Mahasiswa dan Dosen Pendamping. Acara ini diselenggarakan secara hybrid, bertempat di Lecture Theater General Building ULM Banjarmasin dan melalui Zoom Meeting pada Senin, 19 Mei 2025.
Kegiatan menghadirkan Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen Departemen Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada yang juga merupakan Tim Pakar PKM, Reviewer PKM Nasional, dan Ketua Dewan Juri PIMNAS 2023, sebagai narasumber utama.
Dalam sambutan pembuka yang diberikan oleh Dr.Muhammad Abdan Shadiqi, S.Psi., M.Si. selaku ketua Pokja Prestasi ULM menyampaikan bahwa posisi ULM yang kini berada pada klaster 1 perguruan tinggi nasional menghadirkan tantangan baru. Mahasiswa ULM kini harus bersaing dengan universitas-universitas besar di Indonesia dalam program PKM.
“Kita sudah masuk klaster 1, artinya saingan kita lebih berat. Pendanaan juga akan lebih selektif karena adanya efisiensi anggaran. Maka saya tekankan tiga hal penting: pertama, pastikan tidak ada kesalahan administratif (zero mistake); kedua, jika ada kekeliruan, segera diperbaiki; dan ketiga, patuh pada timeline, jangan sampai terlambat mengunggah proposal,” ujarnya.
Ditekankan pula bahwa meski tantangan bertambah, ULM telah menunjukkan capaian positif pada tahun sebelumnya melalui berbagai penghargaan yang diraih. Harapannya, capaian tahun ini bisa lebih baik lagi.
Prof. Suherman dalam pemaparannya mengulas secara mendalam strategi menyusun proposal PKM yang kompetitif, termasuk aspek penilaian yang sering menjadi kendala bagi mahasiswa. Ia membagikan tips teknis dan substantif agar proposal tidak gugur di tahap administrasi dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Pahami karakteristik setiap skema PKM. Perhatikan orisinalitas ide, kebermanfaatannya bagi masyarakat, serta keterukuran luaran. Jangan lupa, penulisan yang rapi dan logis adalah kunci agar reviewer mudah memahami gagasan kalian,” jelas Prof. Suherman.
Workshop ini juga membahas jenis-jenis PKM, strategi bimbingan oleh dosen pendamping, serta pembekalan mengenai proses seleksi hingga menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional).
Kegiatan ini disambut antusias oleh puluhan dosen dan mahasiswa dari berbagai fakultas. Dengan format hybrid, peserta dari luar kampus maupun luar kota juga dapat mengikuti secara daring, memperluas jangkauan dampak dari kegiatan ini.
Melalui workshop ini, diharapkan baik mahasiswa maupun dosen pendamping ULM dapat lebih siap menghadapi proses seleksi PKM yang semakin kompetitif dan ketat, serta mampu menyusun proposal yang berkualitas tinggi sesuai standar nasional.
Dengan semakin aktifnya sosialisasi dan pelatihan seperti ini, Universitas Lambung Mangkurat menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan jumlah proposal PKM, tetapi juga meningkatkan kualitas dan daya saing mahasiswa di tingkat nasional.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan dosen, serta dukungan penuh dari pimpinan universitas, ULM optimistis dapat kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang PKM dan PIMNAS tahun ini.




Previous post

