KKN Tematik ULM dan Karang Taruna Mekar Jaya Dorong Edukasi Sampah di Peringatan HUT RI ke-81
Tanah Bumbu, Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus digalakkan melalui kegiatan Stand Edukasi: Kenali, Pilah, dan Manfaatkan Sampah yang digelar di Alun-alun Mekar Jaya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, pada 27–30 Juli 2026. Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan terselenggara atas kerja sama dengan Karang Taruna Mekar Jaya.
Kegiatan edukasi menghadirkan berbagai aktivitas interaktif, mulai dari penyampaian materi, pembagian brosur, permainan bertema pemilahan sampah bagi anak-anak dan masyarakat umum, hingga pemberian hadiah untuk meningkatkan antusiasme peserta. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti permainan edukatif yang mengajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, sementara warga memperoleh pengetahuan praktis mengenai pemanfaatan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Selama empat hari pelaksanaan, stand edukasi mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga tidak hanya memahami konsep pemilahan sampah, tetapi juga diajak melihat potensi pemanfaatan sampah rumah tangga untuk mendukung lingkungan yang bersih dan sehat. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara tepat.
Kegiatan ini digagas oleh Kelompok 3 KKN Tematik Lingkungan Hidup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Desa Mekar Jaya, yang terdiri dari 16 mahasiswa lintas fakultas dan program studi. Anggota kelompok tersebut antara lain: Tri Andini Kurnia Ningsi, Widya Putri Agustin, M. Nabilul Azhar, Nisfia Rahmawati, Ester Yuni Arta, Herlita Prahesti, Gina Zahira, Apriliana Putri, Muhammad Nauval Lazuardy, Disma Peranita, Elvin Kurniawan Dwi Saputra, Enjelin Chritinmert Lakka, Meshal Ashiddiqie Siregar, Amay Elpa R, Ahmad Hafiz, dan Muhammad Zaini Azhari.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga secara tepat, sehingga dapat memperkuat partisipasi warga dalam mewujudkan lingkungan Mekar Jaya yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Edukasi yang dikemas dengan pendekatan partisipatif ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kesadaran sejak dini, terutama bagi anak-anak, bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana seperti memilah dan memanfaatkan sampah.


