Kolaborasi FKG ULM, PDGI, dan RSGM Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Banjarmasin
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita, Kampus Berdampak
- Date 13 July 2026
Banjarmasin, Minggu (12/7/2026 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mewujudkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pengurus Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, FKG ULM menggelar kegiatan bakti sosial kesehatan terpadu di kawasan wisata Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin. diwujudkan melalui bakti sosial dan fun walk bertajuk “Satu Langkah untuk Sehat, Satu Senyum untuk Banua” di kawasan Siring Menara Pandang,.
Acara yang digelar pada akhir pekan ini menyedot antusiasme ratusan warga yang tengah menikmati suasana pagi di tepian Sungai Martapura. Kolaborasi lintas instansi ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat luas.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kebersamaan profesi dokter gigi, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, aplikasi fluoride, pemeriksaan kesehatan umum, hingga donor darah bekerja sama dengan PMI Kota Banjarmasin.
Dekan FKG ULM, Prof. drg. Maharani Laillyza Apriasari, yang turut hadir dan meninjau langsung jalannya kegiatan, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat.
“Kegiatan ini adalah wujud sinergi yang luar biasa antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan rumah sakit. Melalui jemput bola langsung ke pusat keramaian seperti Siring Menara Pandang ini, kami berharap kesadaran masyarakat Banjarmasin akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama kesehatan gigi dan mulut, bisa semakin meningkat,” ungkap Prof. Maharani.
Beliau juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Siring Menara Pandang sangat strategis karena merupakan pusat berkumpulnya warga dari berbagai kalangan di pagi hari. Hal ini terbukti dari tingginya animo masyarakat yang mengantre di posko pemeriksaan maupun di bus donor darah PMI.
Kehadiran PMI Kota Banjarmasin juga menambah nilai plus dalam kegiatan ini. Keterlibatan warga yang secara sukarela mendonorkan darahnya diharapkan dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit di Kalimantan Selatan.
Kegiatan kolaboratif ini diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini, melainkan dapat menjadi agenda rutin berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin, yang lebih sehat, peduli, dan sadar akan pentingnya deteksi dini kesehatan.
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar PDGI, drg. Gagah Daru Setiawan, mengatakan bakti sosial merupakan wujud nyata kepedulian profesi dokter gigi dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini.
“Kami dari PB PDGI menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan PDGI Pengurus Wilayah Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan seperti ini, dokter gigi dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan gigi secara langsung,” ujarnya.
Ia menilai upaya promotif dan preventif perlu terus diperkuat mengingat angka kasus karies di Indonesia masih tergolong tinggi.
Sementara itu, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan gigi sekaligus memperkenalkan RSGM sebagai rumah sakit rujukan dan rumah sakit pendidikan di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin masyarakat memperoleh pelayanan gigi yang lebih dekat, mudah diakses, dan tanpa biaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan RSGM Gusti Hasan Aman sebagai rumah sakit rujukan kesehatan gigi di Kalimantan Selatan,” katanya.
“Sinergi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan organisasi profesi akan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan gigi sekaligus mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tukasnya.
Previous post
PKL Mahasiswa Kehutanan ULM Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Lapangan dan Jiwa Survival
Next post
42 Kelompok Mahasiswa ULM Terima Bantuan Modal pada Program Mahasiswa Wirausaha 2026
You may also like



