ULM Biayai 800 Proposal Riset dan Pengabdian Tiap Tahun, Komitmen Bangun Banua Lewat Inovasi
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Setiap tahunnya, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), ULM mendanai sekitar 800 proposal penelitian dan pengabdian yang diajukan oleh para dosen lintas fakultas.
Kepala LPPM ULM, Prof. Sunardi, menegaskan bahwa kegiatan riset dan pengabdian merupakan bagian penting dari peran akademik dosen. “Ini adalah bentuk nyata kontribusi ULM dalam mendorong inovasi dan pembangunan daerah berbasis keilmuan,” ujarnya di Banjarmasin, Minggu.
Sebagai bentuk dokumentasi dan diseminasi hasil, LPPM ULM secara rutin menerbitkan buku kumpulan karya dosen. Tahun ini, tiga buku telah dirilis, yakni “65 Karya Inovasi Dosen ULM”, “65 Teknologi Tepat Guna”, dan “Universitas Lambung Mangkurat Membangun Banua dan Indonesia”.
Sementara itu, Sekretaris LPPM ULM, Dr. Yuslena, menjelaskan bahwa wilayah pengabdian ULM mencakup radius hingga 200 kilometer dari kampus utama di Banjarmasin dan Banjarbaru, bahkan merambah hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
“Kami banyak bermitra dengan masyarakat di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut, dan hasilnya telah memberikan dampak positif, khususnya dalam peningkatan kapasitas ekonomi lokal,” jelasnya.
Program pengabdian ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi berorientasi pada solusi praktis dan berkelanjutan. Dalam waktu dekat, LPPM ULM juga akan meluncurkan edisi lanjutan berupa buku “67 Karya Inovatif dan 67 Invensi serta Teknologi Tepat Guna” sebagai bukti konsistensi dosen dalam menghasilkan karya bermanfaat.
Melalui dukungan terhadap ratusan penelitian dan pengabdian setiap tahun, ULM bertekad memperkuat posisinya sebagai universitas riset yang berdampak luas, sekaligus menjadi pendorong pembangunan di Banua dan Indonesia secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

