Menghubungkan Kampus dan Industri: ULM dan Indocement Kuatkan Kompetensi Mahasiswa Teknik
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Fakultas Teknik (FT) menjalin kemitraan strategis dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dalam kegiatan bertajuk “Indocement Back to Campus”, yang digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun ke-50 PT Indocement.
Acara dikemas dalam format Workshop dan Kuliah Umum Wawasan Industri dan berlangsung di Aula 1 FT ULM Banjarbaru pada Selasa (3/6/2025). Sebanyak kurang lebih 150 mahasiswa dari berbagai program studi teknik hadir mengikuti kegiatan ini. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik ULM, Prof. Iphan Fitrian Radam, S.T., M.T., didampingi jajaran wakil dekan dan koordinator program studi.
Dalam sambutannya, Prof. Iphan menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri. “Mahasiswa perlu dibekali wawasan langsung dari dunia industri agar lebih siap menghadapi tantangan kerja yang terus berkembang. Kolaborasi seperti ini menjadi jembatan antara teori dan praktik nyata,” ujarnya.
Materi kuliah umum disampaikan oleh dua narasumber dari PT Indocement, Novhan Dwi Natanagara, S.T. dan Bayu Prianto, S.T., yang membahas dinamika industri di Indonesia, inovasi terkini, serta proyeksi kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Para narasumber juga mengajak mahasiswa untuk terus mengembangkan keterampilan adaptif dan berpikir kritis sebagai bekal dalam memasuki dunia profesional.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Tidak hanya menyerap pengetahuan teknis, mereka juga terdorong untuk memahami peran penting generasi muda dalam mendukung pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, ULM berharap dapat memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan dunia usaha, menciptakan ruang pembelajaran yang kontekstual, sekaligus memperluas jejaring mahasiswa dengan praktisi industri. “Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat nyata, baik bagi mahasiswa ULM maupun dunia industri,” tutup Prof. Iphan.
Dengan semangat kolaborasi yang dibangun, ULM terus berupaya mencetak lulusan teknik yang tak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga tanggap terhadap dinamika industri dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional.





