Bayan Resources Beri Beasiswa bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas
Banjarmasin – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E, M.Si menandatangani perjanjian kerjasama bersama dengan Manager HSE-C PT. Bayan Resources pada Senin (12/8/2024). Acara yang bertempat di Gedung lecture Theatre Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini disaksikan oleh Wakil Rektor III ULM Dr. Muhammad Rusmin Nuryadin, S.E., M.Si. Ketua LPMPP Prof. Agung Nugroho, S.T.P., M.Sc., Ph.D, dan dosen di lingkungan ULM.
Melalui perjanjian ini, PT. Bayan Resources, Tbk menggiatkan program Pemberian Beasiswa Pendidikan “Bayan Peduli” bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Dian selaku Manager HSE-CD/CSR PT. Bayan menyampaikan komitmen besar mereka melalui program Beasiswa Pendidikan Bayan Peduli.
Program ini memberikan manfaat salah satunya bagi para mahasiswa penyandang disabilitas. Bayan Peduli menjadi payung besar program CSR PT. Bayan Resources, Tbk yang salah satunya berfokus pada dukungan untuk sektor disabilitas dan inklusivitas. “Program Bayan Peduli mengitegrasikan segala aspek inklusivitas di dalam program pemberdayaan masyarakat” Ucap Dian
Perjanjian Kerjasama ini merupakan sebuah bentuk kolaborasi antara PT. Bayan Resources, Tbk dan ULM dalam memfasilitasi kebutuhan pendidikan mahasiswa penyandang disabilitas. ULM sendiri dikatakan Rektor merupakan Universitas dengan penerima mahasiswa disabilitas yang cukup banyak.
Sehingga, hadirnya Bayan Peduli di ULM merupakan sebuah angin segar bagi orang tua/wali dan mahasiswa disabilitas yang berhadir di kegiatan ini. Rektor menaruh harapan besar agar hal ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknnya dengan bantuan para civitas akademika
“Jadi saya minta kepada bapak ibu sekalian supaya ini diberikan perhatian khusus kepada anak-anak kita yang memerlukan bantuan atau kebutuan khusus dalam rangka menyelesaikan proses pendidikannya di ULM” Ucap Rektor
Rektor juga menambahkan pentingnya desain dan pengembangan pembeljaran yang dapat menunjang kemampuan akademik mahasiswa disabilitas agar bisa diberikan dengan semestinya. Sehingga, keputusan ULM untuk menerima mahasiswa dengan kebutuhan khsusus sudah dilengkapi dengan akomodasi yang memadai bagi mahasiswanya.
“Bagaimana hubungannya dengan desain-desain pembelajaran dan pengembangan pembelahjran itu harus terakomodir secara totalitas dalm kurikulum” Tambahnya
Dengan adanya perjanjian kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan pamor ULM sebagai Perguruan Tinggi ramah disabilitas dan termotivasi dalam meyelenggarakan dan memberikan kesempatan bagi anak didik berkebutuhan khusus untuk mendapatkan pendidikan dan menjembatani mereka dalam menggapai cita-citanya.
“Kami harapkan usaha ini tidak berhenti sampai disini, dan terus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat terutama penyandang disabilitas” Ucap Dian








