Mahasiswa ULM Belajar Kebijakan Fiskal Bersama Wamenkeu RI Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D
Banjarmasin – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Kuliah Umum dengan tema “Sinergi Kebijakan Fiskal dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Maju”. Acara ini digelar di Lecture Theater FEB ULM pada hari Jumat (29/9/2023). Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D, hadir sebagai pemateri dalam kuliah umum ini. Ratusan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat hadir mengikuti dan menyimak materi yang diberikan.
Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., bersama Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Muhammad Rusmin Nuryadin, SE., M.Si., hadir secara langsung dalam acara ini.
Dalam sambutan yang disampaikan, Rektor ULM menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kuliah umum ini. Terlebih pada tema yang dibawakan di mana Wakil Menteri Keuangan akan memberikan advice dalam rangka pemutakhiran pengetahuan di bidang perkembangan perekonomian Indonesia dan dunia yang sedang berlangsung saat ini.
“Saya sebagai Rektor berharap suatu saat nanti Bapak Wamenkeu berkenan untuk menjadi dosen tamu untuk mengisi kuliah di program doktor ekonomi di ULM,” tutur beliau disela sambutannya.
Dalam materi yang dibawakan, Prof. Suahasil menjabarkan bagaimana kondisi perekonomian Indonesia pasca dihantam Pandemi Covid-19. Setelah kurang lebih 3 tahun menangani Pandemi Covid-19, Prof. Suahasil menyampaikan bahwa Indonesia termasuk dari beberapa negara yang paling cepat pemulihan ekonominya. “Pandemi Covid-19 menyebabkan kontraksi yang dalam secara global. Indonesia dan India termasuk yang pulih paling cepat, walaupun dihadapkan pada krisis geopolitik,” ujarnya.
Kuliah umum ini dimoderatori oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Prof. M. Handry Imansyah, MAM, Ph.D. Adapun materi yang dibawakan oleh Wamenkeu RI Prof. Suahasil di antaranya:
- Kilas balik perekonomian dan kebijakan fiskal;
- Perkembangan ekonomi terkini;
- Reformasi fiskal untuk mewujudkan visi dan cita-cita pembangunan;
- Sinergi kebijakan untuk mendorong transformasi ekonomi; dan
- Peran civitas akademika dalam pembangunan.






