Prodi Kedokteran FK ULM Tumbuhkan Kesadaran Warga Tanggulangi Sampah
BANJARMASIN – Dosen dan mahasiswa Prodi Kedokteran Program Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Seberang Masjid RT 03, Kota Banjarmasin, Senin (31/7/2023). Tema yang diusung pada pengabdian masyarakat kali ini, yaitu upaya dalam mengurangi produksi sampah. Para ibu di kelurahan tersebut mendapat pemahaman terkait cara mendaur ulang sampah agar menjadi barang bermanfaat. “Seperti membuat kotak tisu dan benda lainnya yang berbahan dari botol plastik bekas,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Prodi Kedokteran Program Sarjana FK ULM, dr Farida Heriyani, M.P.H. Sampah di Kota Banjarmasin diakui masih menjadi masalah dan pekerjaan rumah.
Faktanya, banyak TPS yang overload alias kelebihan kapasitas. Namun begitu, Farida menilai, kondisi tersebut tak bisa hanya ditangani pemerintah. Dia menyebut perlu bantuan seluruh pihak untuk menanggulangi persoalan sampah. “Harus tumbuh kesadaran itu sendiri dari masyarakatnya untuk mengelola sampah dan tidak membuang di tempat sembarangan,” ujarnya. Ambil contoh dari data Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel per 1 Agustus 2022, Banjarmasin menduduki posisi teratas se-kabupaten/kota dalam jumlah timbulan sampah.
Per hari, timbulan sampah di Banjarmasin mencapai 506,45 ton. Jumlah yang terangkut ke TPA sebanyak 136.510 ton per harinya. Saking menjadi masalahnya, Banjarmasin bahkan harus rela tak mendapat penghargaan Adipura pada 2022. Padahal, Banjarmasin mendapatkan penghargaan Adipura Kirana selama tiga tahun berturut-turut sejak 2015 hingga 2017. Selanjutnya pada 2018-2019 mendapatkan penghargaan Adipura Kota Besar

