Hari Kedua INTAN HANDIL 2026, ULM Lakukan Community Services kepada Siswa SMAN 1 Sungai Pandan
Amuntai – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melanjutkan rangkaian kegiatan The 1st International Conference on Tropical Agriculture and Sustainable Innovation (INTAN) dan The 1st International Conference on Hydrodynamics, Agricultural Networks, Drainage Innovation for Lowland Infrastructure Sustainability (HANDIL) pada hari kedua melalui kegiatan community service atau pengabdian kepada masyarakat di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (8/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para pembicara utama (keynote speakers), diantaranya Erik Reep, M.A, Prof. FX. Suryadi berbagi pengetahuan dan memberikan edukasi kepada siswa SMAN 1 Sungai Pandan. Kehiadiran tim ULM yang terdiri dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik ini juga disambut baik oleh Wakil Bupati dan Sekertaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Mereka menyambut baik kegiatan yang menjadi komitmen ULM dalam memperluas manfaat penyelenggaraan konferensi internasional, tidak hanya bagi kalangan akademisi dan peneliti, tetapi juga bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Para siswa mendapatkan wawasan mengenai peran ekosistem lahan basah dalam mendukung kehidupan, menjaga keseimbangan lingkungan, serta menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Selain itu, pemahaman tentang pertanian berkelanjutan diperkenalkan sebagai upaya mengelola sumber daya alam secara bijak agar produktivitas tetap terjaga tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Kegiatan dikemas dengan pemberian edukasi yang menyenangkan dan interaktif.
“So we will have these activities ini a fun, interactive way nanti di kelas-kelas” ucap Aliya Rahmi, Ketua Pelaksana INTAN-HANDIL 2026
Tak hanya itu, Kepala SMAN 1 Sungai Pandan juga memberikan sambutan yang hangat kepada tim konferensi internasioan INTAN-HANDIL ke sekolah mereka. Ia menyadari bahwa lokasi sekolah yang berada di kawasan lahan basah menjadikan pemahaman mengenai ekosistem lahan basah dan pelestarian lingkungan sangat relevan bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu memahami potensi, karakteristik, serta tantangan lingkungan di sekitar mereka. Dengan demikian, wawasan yang diperoleh dapat menumbuhkan kepedulian dan mendorong peran aktif generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan lahan basah.
Kegiatan turut dimeriahkan dengan penampilan sejumlah tarian sambutan dan seni hadrah yang dibawakan oleh siswa. Pertunjukan tersebut menjadi bentuk penyambutan hangat bagi rombongan ULM dan para pembicara yang hadir.

