Fakultas Kehutanan ULM bersama KLHK RI Jalankan DMPG di Kalsel Dalam Rangka Pulihkan Ekosistem Gambut
Banjarbaru – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas Dr. Ir. Yusuf Aziz, M.Sc., menghadiri agenda Ekspose dan Urun Rembug “Sinergi Stakeholders (Akademisi, Lembaga Pemerintah, Masyarakat, Dunia Usaha dan Dunia Industri) dalam Mensukseskan Program DMPG Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023 Kalimantan Selatan” pada Senin (31/07/2023) bertempat di Hotel Rodhita Banjarbaru.
Berhadir dalam acara Wakil Rektor IV ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc, Tenaga ahli bidang lingkungan Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, M.S., Dekan Fakultas Kehutanan, perwakilan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Perngendalian Kerusakan Gambut, Ditjen PPKL, KLHK, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan serta perwakilan dari instansi terkait lainnya.
Agenda ini dilaksanakan sehubungan dengan rencana pelaksanaan Ekspose Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) untuk pemulihan Ekosistem Gambut di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023. Sebagaimana yang diketahui maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalsel, sebagian terjadi di atas lahan rawa, dan sebagiannya lagi pada lahan gambut. Program ini nantinya akan dilaksanakan bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan cara membangun bisnis atau usaha agar masyarakat yang bermukim di kawasan gambut mendapatkan kesejahteraan.
Dekan Fakultas kehutanan Dr. Kissinge, S.Hut., M.Si., dalam sambutannya juga mengatakan bahwa program ini akan berdampak baik tidak hanya untuk masyarakat dan kawasan gambut, akan tetapi juga mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM. “Kami sebagai satu institusi perguruan tinggi bisa mendapatkan manfaat dari aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Kasubdit Perencanaan Pengendalian Kerusakan Ekosistem Gambut KLHK, Fitri Harwati mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun. Lebih lanjut Fitri menjelaskan bahwa program tersebut dilaksanakan setiap tiga bulan, dengan berbagai kegiatan masyarakat, sesuai dengan kebutuhan. “Kami akan memfasilitasi, kemudian dari Fahutan ULM yang melakukan pendampingan,” Dr. Kissinger menambahkan.
Total ada tujuh desa pada tiga kabupaten di Kalsel yang melaksanakan program tersebut pada tahun 2023. Dengan rincian empat desa di Kabupaten Tapin, dua di Hulu Sungai Utara dan satu sisanya di Hulu Sungai Tengah.







