ULM Dorong Edukasi Lingkungan di Desa Karang Intan Melalui Kelas Lingkungan I Sekolah Perempuan BUNGAS
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 9 August 2025
KARANG INTAN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (DPM FKIK) menggelar Kelas Lingkungan I bertema “Zero Waste, Big Impact: Langkah Kecil untuk Bumi yang Lebih Baik” di Balai Desa Karang Intan, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini menyasar warga setempat, mulai dari ibu-ibu PKK, bapak-bapak, pemuda desa, hingga kader masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam mengelola sampah secara berkelanjutan, sebagai langkah konkret menjaga bumi.
Ketua Ormawa DPM FKIK ULM, Muhammad Gilang Syahrial Putra, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata kontribusi ULM dalam isu lingkungan, khususnya pada level desa.
“Kami ingin menghadirkan edukasi yang aplikatif agar masyarakat mampu memulai perubahan dari rumah masing-masing,” ujarnya.
Pada sesi materi pertama, Ayuning Listari, mahasiswi Psikologi ULM, membahas kesadaran lingkungan dari perspektif psikologi. Ia memaparkan tentang fenomena eco-anxiety serta penyebab masyarakat seringkali tidak konsisten dalam perilaku ramah lingkungan. Ayuning juga membagikan strategi praktis seperti habit stacking, visualisasi positif, dan afirmasi diri untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan yang konsisten.
Materi kedua disampaikan oleh Alif Reza Adzany Hafit, mahasiswa Teknik Lingkungan ULM, yang mengedukasi warga tentang jenis-jenis sampah, teknik pemilahan, dan dampak buruk penumpukan sampah terhadap lingkungan dan kesehatan.
“Sampah bukanlah masalah jika dikelola dengan baik. Pemilahan adalah kontribusi sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan,” tegasnya.
Usai pemaparan materi, peserta menyaksikan video edukasi pengelolaan sampah dan aktif berdiskusi pada sesi tanya jawab. Sebagai tindak lanjut, tim pelaksana membagikan dua kantong sampah untuk setiap rumah tangga, guna memisahkan sampah organik dan anorganik.
Sebagai bagian dari output kelas, sampah ini akan dikumpulkan seminggu kemudian dan nantinya akan diolah menjadi pupuk sekaligus menjadi langkah awal pendirian Bank Sampah Desa Karang Intan.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama, disertai harapan agar langkah kecil yang dimulai dari desa dapat membawa dampak positif yang luas. Kehadiran ULM di tengah masyarakat ini menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendorong edukasi lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.




Previous post
KKN Berdampak: Mahasiswa KKN ULM Olah Sampah Plastik Jadi Paving Blok Ramah Lingkungan di Desa Pejala
Next post
Program Sekolah Bebas Jentik: Kolaborasi ULM, UGM, dan Pemerintah Banjarbaru
You may also like
Sekolah Pangan di Angsana Hadirkan Tiga Doktor Universitas Lambung Mangkurat
Kreativitas dan Pesan Lingkungan Warnai Lomba Foto Dies Natalis ULM
