Wujud Nyata “Kampus Berdampak”: ULM Jadi Katalis Pertumbuhan Ekraf Kalsel
Banjarmasin – Dalam rangka membangun ekosistem ekonomi kreatif di lingkungan kampus denganmembuka wawasan, mendorong semangat berkarya dan membangun kolaborasi lintas bidang, maka Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat menggelar Kegiatan Banua Creative Goes to Campus pada Rabu (25/6/2025) di Lecture Theatre General Building.
Kegiatan yang dilaksanakan dengan mengundang sejumlah mahasiswa di lingkungan ULM ini menghadirkan tiga narasumber ahli yang relevan dalam kegiatan ekonomi kreatif ini yakni Dini Oktaviyanti, S.IP., M.Si., selaku Kasubdit Manajemen Strategis Kemenparekraf RI, Novyandi Saputra, S.Pd., M.Sn., selaku Praktisi Pariwisata dan Ekraf Banua dan dr. Jefry Albari Tribowo, Sp. And selaku Music Producer/Pelaku Ekraf Banua.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem kreatif di kalangan anak muda, khususnya mahasiswa, dengan pendekatan edukatif, inspiratif, dan kolaboratif. Lebih lanjut, kegiatan ini juga membahas lebih dalam apa itu ekonomi kreatif dan 17 subsektor menurut Kemenparekraf.
Ke-17 subsektor tersebut menjadi fokus pengembangan karena terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menyerap potensi anak muda secara kreatif. Di antaranya yaitu sektor periklanan, arsitektur, seni rupa, desain produk, desain interior, desain komunikasi visual, fashion, film, animasi dan vide, fotografi, kriya (craft), Kuliner, musik, penerbitan, aplikasi, permainan interaktif (Games), seni pertunjukan serta televisi dan radio.
Salah satu narasumber, Dini Oktaviyanti menjelaskan perbedaan ekonomi kreatif dengan UMKM yang mana itu terletak pada pelindungannya. Sehingga, Kemenparekraf hadir untuk bisa memberikan peluang bagi penggiat ekonomi kreatif untuk mendaftarkan kreativitasnya agar bisa dilindungi.
Hal ini juga disambut antusias oleh Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., yang menyebut bahwa acara ini akan menjadi modal besar dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. Terlebih, ULM menampung banyak sumber daya potensial untuk dapat menggiatkan ekonomi kreatif khususnya di banua Kalimantan Selatan.
“Ekonomi kreatif adalah masa depan banua kalsel,” ucap Rektor ULM.
Dengan digelarnya Banua Creative Goes to Campus, diharapkan mahasiswa dan generasi muda Banua semakin terinspirasi untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem kreatif yang inklusif, produktif, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi antara kampus, komunitas, pelaku industri, dan pemerintah, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak talenta kreatif lokal yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.





Previous post
Menanam Nilai, Merawat Bangsa: ULM dan BDK Gelar Sosialisasi Moderasi Beragama
Next post
Workshop Self Love dan Emotional Resilience ULM: Belajar Tangguh di Lingkungan Kampus
You may also like
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) turut berpartisipasi dalam KMI Expo 2026 di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah yang diselenggarakan sebagai ajang pengembangan dan apresiasi kewirausahaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam ajang tersebut, ULM mengirimkan lima tim mahasiswa …
