Ganti Papan Bunga dengan Bibit Pohon, ULM Perkuat Komitmen Kampus Hijau Berdampak
- Posted by admin
- Categories Berita, Kampus Berdampak
- Date 8 July 2026
Banjarmasin — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus mendorong implementasi kampus hijau yang berdampak melalui langkah-langkah nyata dan membumi. Salah satu kebijakan terbaru yang kini dijalankan secara konsisten adalah mengganti tradisi ucapan selamat berupa papan bunga dengan tanaman bunga hidup dan bibit pohon.
Kebijakan tersebut terlihat nyata dalam rangkaian pelantikan pejabat di lingkungan ULM yang diselenggarakan pada 6 Juli 2026, yakni pelantikan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Dekan Fakultas Hukum, Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta PAW Ketua Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan. Berbeda dari kelaziman selama ini, area seremoni tidak lagi dipenuhi deretan papan bunga, melainkan dihiasi tanaman bunga dan bibit pohon yang kelak akan ditanam dan tumbuh di lingkungan kampus.
Rektor ULM, Prof. Ahmad, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar simbol, melainkan langkah konkret universitas dalam mewujudkan visi kampus hijau. “Walaupun masih dalam masa transisi, kadang-kadang masih ada beberapa papan bunga yang dikirimkan, namun kebijakan ini terus kita sosialisasikan, ini adalah langkah konkret ULM dalam mewujudkan ULM sebagai kampus hijau yang berdampak bagi pelestarian dan keberlangsungan lingkungan. Ucapan selamat yang biasanya layu dan berakhir menjadi sampah, kini kita ubah menjadi sesuatu yang hidup, tumbuh, dan memberi manfaat jangka panjang,” ujar Rektor.
Menurut Rektor, setiap tanaman dan bibit pohon yang diterima dalam momen pelantikan akan menjadi bagian dari upaya penghijauan kampus. Dengan demikian, setiap peristiwa penting di ULM sekaligus meninggalkan jejak ekologis yang positif, sebuah tradisi baru yang mengubah momen seremonial menjadi investasi lingkungan.
Kebijakan ini merupakan wujud dukungan ULM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 15: Life on Land (Ekosistem Daratan), yang menekankan perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan ekosistem daratan secara berkelanjutan, termasuk pengelolaan hutan lestari dan penghentian degradasi lahan.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah Kalimantan dengan kekayaan hutan tropis dan ekosistem lahan basah yang menjadi paru-paru dunia, ULM memandang penghijauan kampus bukan hanya urusan estetika, melainkan tanggung jawab moral dan akademik. Penanaman bibit pohon dari setiap momen seremonial berkontribusi langsung pada peningkatan tutupan vegetasi kampus, penyerapan karbon, dan pelestarian keanekaragaman hayati lokal. Langkah ini juga memperkuat capaian ULM dalam pemeringkatan kampus berkelanjutan, termasuk kiprah ULM dalam UI GreenMetric World University Rankings, serta selaras dengan mandat ULM sebagai universitas yang berfokus pada lingkungan lahan basah.
Selain mengurangi timbulan sampah dari papan bunga yang bersifat sekali pakai, kebijakan ini diharapkan menumbuhkan budaya baru di kalangan sivitas akademika dan mitra ULM bahwa penghormatan dan apresiasi dapat diwujudkan dalam bentuk yang lebih bermakna dan berkelanjutan. ULM mengajak seluruh sivitas akademika, alumni, mitra kerja sama, dan masyarakat luas untuk turut mendukung gerakan ini dengan mengganti papan bunga dengan tanaman hidup dalam setiap ucapan selamat dalam acara seremonial ULM.



You may also like
