Kunjungan Komisi X DPR RI, ULM Sampaikan Praktik Transparan SPMB dan Kebijakan Progresif
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan akses pendidikan tinggi yang adil dan transparan melalui kehadiran Rektor ULM dalam kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI. Kegiatan ini membahas sistem penerimaan mahasiswa baru (SPMB) dan standar biaya operasional pendidikan tinggi (SSBOPT), yang digelar di Politeknik Negeri Banjarmasin pada Jumat (10/4/2026).
Kunjungan kerja Komisi X DPR RI ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Wali Kota Banjarmasin, Kepala LLDikti Wilayah XI Kalimantan, serta pimpinan berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, termasuk Universitas Lambung Mangkurat, UIN Antasari Banjarmasin, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Universitas Achmad Yani, Politeknik Hasnur, dan Politeknik Negeri Tanah Laut.
Dalam forum tersebut, setiap pimpinan perguruan tinggi diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pengalaman terkait pelaksanaan SPMB dan kebijakan pembiayaan pendidikan tinggi.
Rektor Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si menegaskan bahwa ULM menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh jalur penerimaan mahasiswa baru. Ia menjelaskan bahwa pada jalur nasional seperti SNBP dan SNBT, ULM berkomitmen mengikuti seluruh hasil seleksi tanpa intervensi.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan bersih dan transparan. Hasil seleksi yang telah ditetapkan oleh panitia pusat tidak kami ubah, sebagai bentuk komitmen menjaga integritas sistem penerimaan mahasiswa baru,” tegasnya.
Lebih lanjut, pada jalur mandiri, ULM mengambil kebijakan progresif dengan meniadakan iuran pengembangan institusi (IPI) guna membuka akses yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami tidak memberlakukan iuran pengembangan pada jalur mandiri. Prinsip kami sederhana, jangan sampai ada anak bangsa yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terhalang untuk kuliah hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Rektor.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut dilandasi pengalaman sebelumnya, di mana ratusan calon mahasiswa tidak dapat melanjutkan studi karena kendala biaya. Sejak saat itu, ULM aktif menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra untuk memastikan keberlanjutan studi mahasiswa.
Melalui forum ini, Universitas Lambung Mangkurat menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan sosial dalam pendidikan. Komitmen ini sekaligus memperkuat posisi ULM sebagai kampus berdampak yang berkontribusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia.







Previous post
FISIP ULM Gelar Jalan Sehat dan Halalbihalal, Perkuat Silaturahmi Alumni Lintas Generasi
Next post

