Pengukuhan Enam Guru Besar ULM, Rektor Apresiasi dan Dorong Kontribusi Lebih Luas bagi Bangsa
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Pengukuhan Enam Guru Besar di Auditorium ULM Banjarbaru, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kapasitas akademik sekaligus menegaskan peran ULM sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus berkembang.
Enam guru besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai bidang kepakaran strategis. Dalam kesempatan ini, masing-masing guru besar menyampaikan orasi ilmiah yang mencerminkan kontribusi keilmuan dalam menjawab tantangan zaman. Berikut daftar guru besar ULM yang dikukuhkan pada Selasa (31/3/2026).
- Prof. Dr. Ali Rachman, M.Pd., Guru Besar bidang kepakaran Evaluasi Bimbingan dan Konseling. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Model ADIEF: Kerangka Evaluasi Layanan Dasar dalam Penguatan Akuntabilitas Tata Kelola Bimbingan dan Konseling”
- Prof. Dr. Syaharuddin, S.Pd., M.A., Guru Besar bidang kepakaran Strategi Pembelajaran IPS. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Integrasi Pendidikan Agama (Moral) dan Pendidikan IPS: Strategi Membangun Generasi Z Berbasis Nilai di Era Digital
- Prof. Dr. Drs. Syahmani, M.Si., Guru Besar bidang kepakaran Pengembangan Model Pembelajaran Kimia Berbasis Metakognisi. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Menyiapkan Generasi Problem Solver dan Reflektif melalui Pembelajaran Mendalam”
- Prof. Dr. Drs. Chairil Faif Pasani, M.Si., Guru Besar bidang kepakaran Pendidikan Nilai dan Karakter. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Urgensi Nilai-Nilai Matematika dan Karakter dalam Pembelajaran Abad ke-21 (Konsep dan Tahapan Internalisasi Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Matematika)
- Prof. Dr. Ir. Fatmawati, M.Si., Guru Besar bidang kepakaran Manajemen Kesehatan Ikan. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Transformasi Manajemen Kesehatan Ikan: Upaya Mewujudkan Akuakultur Berkelanjutan dan Berdaya Saing”
- Prof. Dr. Ir. Ahmad Jauhari, MP, Guru Besar bidang kepakaran Perencanaan Hutan. Membawakan orasi ilmiah berjudul “Transformasi Digital Pengelolaan Hutan Lestari Berbasis Karbon di KHDTK ULM – Menutup Kesenjangan Kapasitas, Menuju Net Zero Emission
Rektor Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa capaian sebagai guru besar merupakan puncak perjalanan akademik yang tidak hanya diraih melalui kerja keras individu, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, terutama keluarga.
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga guru besar yang telah dikukuhkan hari ini. Dukungan keluarga merupakan salah satu faktor utama yang mengantarkan keberhasilan seorang akademisi hingga mencapai jabatan tertinggi ini,” ujarnya.
Rektor juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari doa, dukungan, dan kebersamaan yang telah terbangun dalam waktu yang panjang.
“Apa yang diraih hari ini adalah jawaban atas doa dan harapan yang selama ini dipanjatkan. Semoga pencapaian ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi para guru besar, tetapi juga bagi keluarga besar mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengukuhan guru besar bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan titik awal untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan tridharma perguruan tinggi.
“Menjadi guru besar ULM bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk terus berkontribusi lebih besar. Kami berharap para guru besar yang dikukuhkan dapat memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan pengukuhan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen-dosen, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kualifikasi dan meraih jabatan akademik tertinggi. Dengan bertambahnya jumlah guru besar, ULM optimistis dapat terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.











You may also like
