Mahasiswa ULM Revitalisasi Bank Sampah dan Kembangkan Hidroponik di Pondok Pisang Banjarbaru
Banjarbaru – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan program Bina Desa Berdampak MBKT di Kelurahan Pondok Pisang, Kecamatan Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru. Sebanyak 10 mahasiswa lintas fakultas bergabung melaksanakan program pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan untuk masyarakat Pondok Pisang Banjarbaru.
Kelompok mahasiswa ini terdiri dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), dan Fakultas Kedokteran, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Alfian Misran, S.E., M.Si., Ak., CA., CPS (Aus). Mereka mengajarkan warga cara budidaya hidroponik berkelanjutan dan budidaya maggot. Selain itu, kelompok ini juga membantu revitalisasi bank sampah di Kelurahan Pondok Pisang
Ketua Kelompok, Abd Halim Opu Depaware, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya masyarakat yang belum optimal, khususnya fasilitas bank sampah yang tidak berjalan serta minat warga terhadap pertanian modern berbasis hidroponik.
“Kami membawa dua program utama, yaitu revitalisasi bank sampah dan instalasi hidroponik. Tujuannya mendorong masyarakat menghasilkan nilai ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Halim menyampaikan bahwa perancangan program dilakukan melalui observasi, survei awal, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan warga, hingga identifikasi masalah prioritas. Rencana kegiatan kemudian dikonsultasikan kembali dengan pemerintah desa agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Selama kegiatan Bina Desa yang dilakukan sejak Desember 2025, mahasiswa ULM telah melaksanakan pelatihan manajemen UMKM, digital marketing, inovasi kemasan dan branding produk lokal, pelatihan hidroponik, pembentukan bank sampah, serta edukasi literasi digital dan motivasi pendidikan.
Program-program tersebut, disebutkan Halim, menjadi media pengaplikasian secacra langsung ilmu manajemen, ekonomi, akuntansi, sosial, teknik, dan lingkungan yang diperoleh mereka di bangku perkuliahan.
Masyarakat Pondok Pisang menyambut positif kehadiran mahasiswa ULM. Warga terlibat aktif dalam pelatihan, pemerintah desa memberikan dukungan fasilitas, dan kelompok masyarakat menunjukkan antusiasme terhadap inovasi yang diperkenalkan.
Melalui program Bina Desa Berdampak MBKT, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman pembelajaran kontekstual serta penguatan soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Sementara itu, bagi masyarakat, program ini diharapkan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian ekonomi, serta memperbaiki kualitas lingkungan dan kesejahteraan.
ULM menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan program melalui integrasi dalam skema MBKT, monitoring dan evaluasi berkala, kerja sama jangka panjang dengan pemerintah desa, serta pendampingan lanjutan melalui jejaring alumni Bina Desa.
Previous post

