Mahasiswa ULM Asah Soft Skill dan Kepemimpinan Diri melalui Program Seven Habits
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 8 January 2026
Banjarmasin — Upaya menyiapkan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) agar siap menghadapi dunia pascakampus tidak hanya dilakukan melalui penguatan akademik, tetapi juga pengembangan minat, bakat, dan keahlian nonakademik. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan pembinaan soft skill bertajuk Seven Habits of Highly Effective People yang diikuti mahasiswa binaan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).
Sebanyak 123 mahasiswa penerima Beasiswa Indonesia Bright Future Leaders (IBFL) dari ULM dan Universitas Palangkaraya (UPR) mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan pada Selasa (6/1/2026) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian pembinaan nonakademik YABN yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan hidup, karakter, serta kepemimpinan diri sebelum menyelesaikan studi.
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri, Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan bahwa program beasiswa yang diberikan tidak hanya berfokus pada dukungan finansial seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya hidup, dan tempat tinggal. Menurutnya, pembinaan soft skill dan karakter justru menjadi fondasi penting bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dan bersaing setelah lulus.
“Beasiswa ini tidak berhenti pada bantuan biaya pendidikan saja, tetapi juga pembinaan mahasiswa sebagai persiapan soft skill sebelum mereka lulus,” ujar Zuraida pada Rabu (7/1/2026).
Melalui kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM)dan mitra pelatihan Dunamis, konsep Seven Habits dipilih untuk membantu mahasiswa membangun kesadaran diri, kepemimpinan personal, serta kemampuan bekerja secara efektif bersama orang lain. Pembinaan ini dirancang secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari Seven Habits, dilanjutkan dengan Find Your Voice, hingga Career Readiness.
Bagi mahasiswa ULM, program ini menjadi ruang pembelajaran penting untuk mengasah keahlian nonteknis yang kerap tidak diperoleh secara langsung di bangku kuliah. Salah satunya dirasakan Muhammad Nasir, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM. Ia menilai pelatihan ini bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bekal untuk membentuk pola pikir dan karakter kepemimpinan sejak dini.
“Setelah mengikuti Seven Habits, target saya adalah berkembang menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu menjadi pemimpin yang baik di masa depan,” ungkapnya.
Melalui pembinaan ini, mahasiswa ULM tidak hanya didorong untuk unggul secara akademik, tetapi juga dipersiapkan sebagai lulusan yang memiliki karakter kuat, kebiasaan positif, serta keterampilan kepemimpinan. Sinergi antara universitas dan mitra pembina ini menjadi bagian dari komitmen ULM dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa agar siap berkontribusi secara profesional dan sosial di masyarakat.




You may also like
Sekolah Pangan di Angsana Hadirkan Tiga Doktor Universitas Lambung Mangkurat
Kreativitas dan Pesan Lingkungan Warnai Lomba Foto Dies Natalis ULM
