ULM Beri Pembebasan UKT dan Kirim Tim Kemanusiaan bagi Mahasiswa dan Korban Bencana di Sumatra
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosialnya pada Wisuda ULM ke-128 dengan memberikan dukungan nyata bagi mahasiswa dan masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor ULM Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk merenungi musibah bencana alam yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Ia menyampaikan rasa prihatin mendalam atas duka yang dialami para korban serta menegaskan bahwa ULM tidak hanya hadir sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian kemanusiaan.
Sebagai bentuk konkret kepedulian tersebut, ULM memberikan bantuan berupa pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa ULM yang berasal dari daerah terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di sela-sela prosesi wisuda oleh Rektor ULM bersama Staf Ahli Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Yohandri Bow, S.T., M.S.
Rektor ULM menyampaikan bahwa kebijakan pembebasan UKT ini merupakan langkah cepat universitas untuk meringankan beban mahasiswa dan keluarga mereka yang terdampak musibah. Saat ini, lebih dari 200 mahasiswa ULM tercatat berasal dari tiga provinsi tersebut, sehingga kebijakan ini diharapkan dapat membantu mereka tetap melanjutkan studi tanpa terbebani persoalan ekonomi akibat bencana.
Tidak hanya melalui kebijakan akademik, ULM juga berkontribusi langsung di lapangan. Sejak 20 Desember, ULM telah memberangkatkan tim kemanusiaan ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang terdiri dari dokter, perawat (ners), psikolog, tenaga ahli kesehatan masyarakat bidang gizi dan kesehatan lingkungan, serta mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bedah dan anestesi.
Tim tersebut mendirikan posko bantuan untuk memberikan layanan medis, bantuan logistik, serta pendampingan psikososial, khususnya bagi anak-anak penyintas bencana guna membantu pemulihan kondisi mental mereka.
Melalui langkah-langkah ini, Universitas Lambung Mangkurat menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga hadir secara nyata dalam misi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.



Previous post
Mahasiswa ULM Bersinar di Kejurnas Pencak Silat Rector Cup VII, Sabet Medali dan Tegaskan Daya Saing Nasional
Next post
ULM Wisuda 712 Lulusan pada Wisuda ke-128, Tegaskan Komitmen Penguatan SDM dan Kepedulian Sosial
You may also like
