Nazwa Umairoh: Menari sebagai Jalan Melestarikan Seni dan Budaya
Banjarmasin – Minat dan bakat mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus tumbuh dan berkembang seiring proses akademik yang dijalani. Salah satunya ditunjukkan oleh Nazwa Umairoh, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM, yang konsisten menekuni dunia seni tari sejak usia dini.
Nazwa, yang kini berusia 20 tahun, telah akrab dengan panggung, musik, dan gerak tari sejak kecil. Ketertarikan tersebut berawal dari kegemarannya menari dan bernyanyi yang kemudian diasah melalui berbagai sanggar dan kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah. Pilihannya melanjutkan studi di ULM pada bidang seni pertunjukan menjadi langkah logis untuk mengembangkan bakat yang telah lama tumbuh.
Mengutip Bpost edisi 2 Desember 2025, kecintaan Nazwa terhadap seni tari juga memiliki latar belakang keluarga. Ia mengungkapkan bahwa bakat menari yang dimilikinya merupakan warisan dari sang kakek yang semasa hidup dikenal sebagai penari. Bagi Nazwa, menari bukan sekadar hobi, melainkan cara untuk menjaga dan melanjutkan nilai seni yang telah hidup dalam keluarganya.
Selain aktif mengikuti perkuliahan, Nazwa juga membagikan pengetahuannya dengan mengajar kegiatan ekstrakurikuler tari untuk anak-anak. Perannya sebagai pengajar menjadi bagian dari cita-citanya untuk berkiprah di dunia pendidikan sebagai guru seni. Di tengah aktivitas akademik dan mengajar, ia juga kerap menerima tawaran tampil di berbagai acara, baik sebagai penari maupun penyanyi di ruang-ruang kreatif seperti kafe.
Bagi Nazwa, menjalani berbagai peran tersebut justru memberi pengalaman berharga. Seni, menurutnya, bukan hanya tentang gerak tubuh, tetapi juga tentang proses bertemu dengan banyak orang dan membangun jejaring pertemanan. Setiap kesempatan tampil dan mengajar selalu menghadirkan cerita serta pembelajaran baru.
Kiprah Nazwa Umairoh mencerminkan komitmen mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat dalam mengembangkan minat, bakat, dan keahlian di bidang seni. Melalui pendidikan formal dan pengalaman lapangan, ULM terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda kreatif yang siap melestarikan sekaligus mengembangkan seni dan budaya daerah.

