Inovasi Hidrogel Nanopartikel Bawang Dayak Antarkan Tim NOVADAYA Raih Gold Medal dan Best Paper di PIMNAS 5
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita, Prestasi & Opini
- Date 26 November 2025
Banjarmasin — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Tim NOVADAYA, yang sukses menyabet Gold Medal kategori Kesehatan, Best Paper, dan Juara Harapan 1 pada ajang Pekan Ilmuan Muda Nasional (PIMNAS) 5, diselenggarakan oleh Capai Cita pada 3 September–15 November 2025. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi berbasis potensi lokal Kalimantan mampu berbicara di tingkat nasional dan menghadirkan solusi ilmiah bagi dunia kesehatan.
Tim NOVADAYA beranggotakan Muyassarah Salsabila, Ni Luh Bintang Muktamirah, Siti Aisyah Nurbaiti, dan Adhinda Amalia dari Program Studi Farmasi ULM. Mereka mengusung inovasi berjudul “NOVADAYA: Hidrogel Nanopartikel Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia Merr.) Asal Kalimantan sebagai Wound Dressing Cerdas pada Ulkus Dekubitus Stadium 1–2”.
Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya kasus ulkus dekubitus di Indonesia, yaitu 8,2 per 1.000 penduduk, dengan prevalensi stadium 1–2 mencapai 17–28%. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius seperti osteomielitis dan berpotensi meningkatkan mortalitas.
Bawang Dayak, tanaman khas Kalimantan yang kaya flavonoid, polifenol, serta senyawa naftokuinon seperti eleutherin dan isoleutherin, telah lama dikenal memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi. Tim NOVADAYA melihat peluang besar untuk menjadikannya bahan aktif dalam wound dressing modern.
Melalui proses ekstraksi—dimulai dari pemotongan, pengeringan, penggilingan hingga maserasi selama 3 hari—ekstrak Bawang Dayak kemudian diformulasikan ke dalam bentuk hidrogel nanopartikel. Hidrogel ini berfungsi sebagai pelindung fisik dan menciptakan lingkungan lembap yang optimal, sekaligus bekerja cerdas dalam merespons perubahan pH luka untuk melepaskan senyawa aktif secara terkontrol.
Inovasi ini dinilai memiliki prospek besar sebagai terapi lokal berbasis bahan alam yang antimikroba, antioksidan, antiinflamasi, serta mendukung sistem penyembuhan luka yang lebih efektif dan modern. Meski demikian, tim menekankan perlunya uji klinis dan standardisasi lanjutan untuk pengembangan teknologi ini ke tahap berikutnya.
Dalam wawancara, Muyassarah Salsabila mengungkapkan bahwa perjalanan menuju panggung penghargaan tidaklah mudah. Minimnya referensi terkait formulasi hidrogel nanopartikel, ketatnya batas waktu presentasi yang hanya empat menit, serta kesibukan perkuliahan menjadi tantangan tersendiri.
Selain itu, kompetisi yang mempertemukan inovator muda dari seluruh Indonesia sempat membuat mereka pesimis. Namun kekompakan tim, latihan intensif, serta dukungan dari orang terdekat membuat mereka kembali bersemangat dan percaya diri.
“Keberuntungan kami makin bertambah dengan adanya pendampingan dari dua dosen Farmasi ULM, yaitu apt. Ikhwan Rizki, S.Farm., M.Farm. yang membimbing penyempurnaan naskah ilmiah sehingga meraih Best Paper, serta apt. Nabila Hadiah Akbar, S.Farm., M.Pharm.Sc. yang melatih teknik presentasi dan komunikasi hingga kami berhasil memperoleh Gold Medal dan Juara Harapan 1,” ujar Muyassarah. Selain pengalaman akademik, ajang ini juga memberi kesan mendalam. Pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai daerah serta kesempatan melihat matahari terbit dari Gunung Bromo menjadi momen yang tak terlupakan bagi mereka.
Capaian Tim NOVADAYA tidak hanya memperkuat rekam jejak ULM di bidang penelitian dan inovasi, tetapi juga menunjukkan bagaimana potensi lokal Kalimantan dapat dikembangkan menjadi solusi kesehatan yang relevan dan berdampak.
Sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong kegiatan ilmiah, ULM berkomitmen memperluas kesempatan mahasiswa untuk berkarya. Dukungan melalui pembinaan intensif, kolaborasi riset, hingga fasilitasi kompetisi nasional dan internasional menjadi bagian dari langkah universitas untuk membangun ekosistem akademik yang produktif dan inovatif.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengeksplorasi ide, memanfaatkan kekayaan daerah, dan menghadirkan karya yang membawa manfaat bagi masyarakat luas. ULM akan terus mendampingi setiap langkah civitas akademika agar mampu menorehkan prestasi, mengharumkan nama daerah, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
Previous post
Predikat Unggul SIMKATMAWA 2025: Bukti Konsistensi Tata Kelola Kemahasiswaan ULM
Next post
Empat Tim ULM Tembus PIMNAS 2025, Debut Klaster 1 Tegaskan Daya Saing Mahasiswa
You may also like

