Expose Tracer Study ULM: Evaluasi Kinerja Lulusan dan Strategi Pendidikan Berkelanjutan
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar agenda Expose Tracer Study pada Kamis (20/11/2025) di General Building ULM Banjarmasin. Jajaran pimpinan universitas, fakultas, hingga program studi menghadiri kegiatan ini untuk mendengarkan pemaparan hasil pelacakan studi alumni, mengukur kinerja lulusan di dunia kerja, serta merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan.
Expose Tracer Study secara resmi dibuka oleh Ketua Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan ULM Dr. Irwansyah. S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya tracer study sebagai alat evaluasi vital perguruan tinggi.
“Pada tahun ini target kita ditingkatkan, yaitu sebesar 65% dari sebelumnya 60%, Alhamdulilah secara keseluruhan target kita tercapai di tingkat 66%. Ini berkat kerjasama kita semua dari tim UPA PPK, tim fakultas dan tim universitas,” ucapnya.
Dr. Irwansyah berharap di tahun 2026 mendatang capaian Tracer Study ULM dapat meningkat, di mana alumni ULM tidak hanya berhasil menjadi pegawai, tetapi juga berdaya menjadi enterpeuner.
“Tracer study bukan sekadar kegiatan rutin, namun merupakan cermin bagi ULM untuk melihat seberapa relevan kurikulum kita dengan kebutuhan pasar kerja. Data dari studi ini akan menjadi dasar kuat bagi kami untuk melakukan perbaikan berkelanjutan, memastikan lulusan ULM memiliki daya saing tinggi dan siap berkontribusi bagi pembangunan,” ujarnya.
Adapun penyampaian hasil tracer study ini disampaikan oleh Dr. Ananda Setiawan, S.Pd., M.Pd, berdasarkan data yang dipaparkan, Expose Tracer Study merumuskan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya:
- Menghubungi alumni untuk dapat memastikan pengguna dapat mengisi kuesioner kepuasan pengguna yang diteruskan secara otomatis setelah alumni mengisi kuesioner;
- Optimalisasi capaian GRR dan NRR di seluruh fakultas dan pascasarjana tahun 2026;
- Peningkatan program internasionalisasi program studi untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris;
- Merekonstruksi kurikulum berbasis kebutuhan DUDI dan SKKNI;
- Menyiapkan mata kuliah dengan karakter soft skill sebagai mata kuliah pilihan mahasiswa;
- Mengaktifkan ikatan alumni di setiap program studi/jurusan dan fakultas untuk meningkatkan ikatan antara alumni dan institusi;
- Mencipatakan suasana akademik yang melibatkan mitra strategis (Wirausahaan, praktisi yang relevan dengan profil lulusan);
- Mendesain ulang kuesioner tracer study 2026 untuk pemenuhan kebutuhan data dari berbagai pihak.






Previous post
Mahasiswa PGSD FKIP ULM Lolos Final LIDM 2025, Ciptakan Website Interaktif untuk Siswa Sekolah Dasar
Next post

