HKI sebagai Pilar Hilirisasi: ULM Perkuat Literasi Paten dan Merek
Banjarmasin – Dalam upaya memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap pentingnya perlindungan hasil riset, Pusat Hilirisasi Hasil Penelitian dan Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyelenggarakan Workshop bertema “Peran Paten, Merek, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) dalam Hilirisasi Riset dan Inovasi” pada Kamis (13/11/2025) di Gedung Lecture Theater Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM.
Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta mulai dari dosen, peneliti, dan mahasiswa baik dari ULM maupun luar ULM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai strategi perlindungan serta pengelolaan Paten, Merek, dan DTLST sebagai bagian integral dalam hilirisasi hasil penelitian di perguruan tinggi.
Rektor Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri, S.E, M.Si sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh LPPM dan juga Sentra Haki dalam mewujudkan harapan dan cita-cita ULM untuk mendorong perkembangan paten di ULM.
“Kita berharap di masa akan datang, semangat dan motivasi teman-teman civitas akademika ULM untuk mengembangkan diri di bidang paten dan seterusnya akan lebih baik dan lebih besar dimasa yg akan datang” ucap Rektor.
Ketua Pelaksana, Prof. Ir. Muthia Elma, S.T., M.Sc., Ph.D menjelaskan bahwa kegiatan workshop semacam ini juga sering dilakukan dalam rangka memberikan luaran untuk mendukung serta menambah rangking sinta.
“Melalui kegiatan workshop tersebut, telah mendaftarkan lebih dari 30 desain industri atas nama LPPM ULM” ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua LPPM Prof. Sunardi, S.Si., M.Sc., Ph.D. yang mengharapkan agar kegatan ini nantinya akan meningkatkan kesadaran sivitas akademika ULM tentang pentingnya perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai aset berharga hasil riset dan inovasi. Serta mendorong lahirnya lebih banyak paten dan merek terdaftar dari hasil penelitian dosen dan mahasiswa ULM, sehingga riset yang dihasilkan memiliki nilai komersial dan daya saing tinggi.
“Semoga dengan adanya acara ini seperti halnya acara kemaren, akan banyak usulan2 HKI yang tidak hanya paten-paten sederhana tapi juga berjenis HKI yg lain karna itu juga sangat diperlukan untuk pengembangan institusi kita” ucapnya
Selain sesi pemaparan, workshop juga menghadirkan diskusi interaktif dan konsultasi langsung terkait proses pendaftaran HKI, sehingga peserta dapat memahami langkah konkret dalam mengamankan inovasi mereka.
Hadir sebagai narasumber ahli: Dr. Nanik Astuti Rahman, S.T., M.T., Rizky Mardiyah, S.T., dan Umi Yuniati, S.T., yang membagikan wawasan mendalam seputar proses legalitas, perlindungan, hingga potensi komersialisasi karya inovatif melalui skema HKI.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen ULM dalam membangun budaya riset yang produktif, inovatif, dan berdampak nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.











Previous post
Puluhan Mahasiswa ULM Terima Beasiswa Tabalong Smart, ULM Tegaskan Komitmen Dukung Akses Pendidikan Berkualitas
Next post

