Mahasiswa ULM Wakili Kalimantan Selatan di Ajang Debat Nasional NUDC dan KDMI 2025
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong pengembangan potensi dan daya pikir kritis mahasiswa. Dua tim terbaik ULM resmi terpilih mewakili universitas pada ajang National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) tingkat nasional yang akan digelar pada 20–25 Oktober 2025 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Muhammad Firas (Fakultas Teknik) dan Muhammad Arif Mustaqim (Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) akan bertanding di kategori NUDC yang menggunakan sistem debat British Parliamentary berbahasa Inggris. Sementara itu, Elvina Reinandini (Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan) bersama Dinda Khairatun Nisa (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) akan berkompetisi di KDMI yang menggunakan bahasa Indonesia.
Kegiatan NUDC dan KDMI merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Tahun ini, sebanyak 192 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia akan beradu argumentasi, gagasan, dan kemampuan berpikir kritis dalam merespons isu-isu nasional maupun global.
Sebelum mencapai tingkat nasional, para peserta ULM terlebih dahulu melewati seleksi internal universitas, hingga kemudian melaju ke tingkat wilayah secara daring dan berhasil meraih tiket menuju kompetisi nasional.
Keterlibatan ULM dalam ajang ini bukan hanya bentuk dukungan terhadap mahasiswa berprestasi, tetapi juga komitmen universitas dalam menumbuhkan budaya akademik yang kritis, komunikatif, dan berdaya saing global. Melalui partisipasi aktif dalam NUDC dan KDMI, ULM berharap mahasiswa mampu menjadi duta intelektual yang membawa semangat kolaborasi, toleransi, dan inovasi di tingkat nasional.
“ULM selalu mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berani mengemukakan ide dan berdialog secara argumentatif. Kompetisi seperti ini menjadi wadah penting untuk melatih kepemimpinan dan kemampuan berpikir strategis yang sangat dibutuhkan di era modern,” ujar Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM Dr. Muhammad Rusmin Nuryadin, SE, M.Si.melalui keterangan resmi.
Dengan semangat tersebut, keikutsertaan tim debat ULM di NUDC dan KDMI 2025 menjadi bukti nyata bahwa universitas ini terus berperan aktif dalam mempersiapkan generasi muda yang kritis, komunikatif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

