Pengabdian Masyarakat Jurusan Pendidikan Sosiologi di Loksado: Edukasi Digital dan Kreativitas Anak Sekolah Dasar
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 17 September 2025
LOKSADO — Jurusan Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali turun ke masyarakat lewat kegiatan pengabdian yang menyentuh langsung dunia anak-anak. Bertempat di SDN Loklahung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, tim dosen dan mahasiswa menggelar pemutaran film edukatif untuk sekitar 60 murid dari kelas 1 hingga kelas 6, Selasa (16/9/2025).
Kegiatan diawali dengan ramah tamah antara pihak sekolah dan tim pengabdian. Ketua Jurusan, Rochgiyanti, bersama Ketua Tim Pengabdian, Lumban Arofah, memperkenalkan jajaran dosen dan mahasiswa kepada guru-guru SDN Loklahung, di antaranya Mariam, Siti Maimunah, Selvia Indah Lestari, dan Syahrin. Suasana hangat dan penuh semangat membuka jalan bagi interaksi yang lebih akrab sepanjang kegiatan.
Sesi utama diisi oleh Alfisyah, yang mengajak murid berdiskusi ringan tentang pahlawan nasional. Anak-anak diajak menyebut nama-nama tokoh, berbagi cerita, dan menyampaikan pendapat mereka dengan antusias. Setelah itu, film berdurasi 12 menit diputar—mengangkat tema dampak permainan digital melalui ponsel, dikemas dalam bentuk animasi yang menarik perhatian anak-anak.
Usai pemutaran, tim dosen menjelaskan isi film secara sederhana dan komunikatif. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga keseimbangan antara hiburan digital dan aktivitas kreatif. Permainan tradisional seperti engklek, petak umpet, atau balogo dinilai lebih memacu imajinasi dan interaksi sosial anak.
Antusiasme murid terlihat jelas. Mereka aktif bertanya, tertawa bersama, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi. Di akhir kegiatan, keakraban semakin terasa saat murid-murid menyalami para dosen dan guru, lalu berfoto bersama sebagai penutup yang hangat.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Pendidikan Sosiologi ULM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan edukasi yang relevan, menyenangkan, dan berdampak langsung bagi anak-anak di kawasan pedesaan. Literasi visual dan dialog sederhana menjadi jembatan untuk membangun karakter dan kreativitas sejak dini.




Previous post
Mahasiswa Proteksi Tanaman ULM Olah Hama Jadi Suvenir Edukatif Bernilai Ekonomi
Next post
Dies Natalis ke-67 ULM: Sivitas Akademika ULM Laksanakan Ziarah dan Tabur Bunga
You may also like

