Mahasiswa ULM Terapkan Sistem Biosiklus di Tapin, Dorong Pertanian Berkelanjutan
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 15 September 2025
Banjarbaru – Kehadiran mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kabupaten Tapin membawa semangat baru bagi masyarakat desa. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa, mereka tidak hanya menyalurkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menyatu dengan kehidupan warga, menggali potensi lokal, serta menghadirkan inovasi pertanian berkelanjutan.
Salah satunya kelompok 3 yang beranggotakan 5 mahasiswa, kelompok ini menjalankan program utama berupa penerapan Sistem Pertanian Tertutup di Desa Linuh, Kabupaten Tapin atau biasa disebut biosiklus.
Program ini berangkat dari potensi besar yang dimiliki desa setempat, yaitu banyaknya peternak kambing yang belum memanfaatkan limbah kotorannya secara optimal. Melihat kondisi tersebut, para mahasiswa kemudian menginisiasi pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk organik yang dapat digunakan kembali untuk pertanian masyarakat.
“Selama pelaksanaan program, kami tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga langsung mempraktikkan cara pengolahan pupuk kepada masyarakat. Harapannya, ini bisa menjadi solusi berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di desa,” ujar Puspitarini.
Selain program utama, kelompok KKN ini juga memperkenalkan potensi lokal berupa olahan kerupuk gadung. Gadung merupakan umbi yang banyak ditemukan di hutan sekitar desa dan dikenal sebagai makanan khas masyarakat bahari karena kandungan karbohidratnya yang tinggi.
Namun, karena mengandung senyawa sianida, proses pengolahannya membutuhkan teknik khusus sebelum dapat dikonsumsi. Mahasiswa memberikan penyuluhan dan pelatihan langsung kepada warga mengenai cara pengolahan yang aman hingga menghasilkan kerupuk gadung siap saji.
Bagi para mahasiswa, pengalaman tinggal di desa menjadi momen yang berharga dan berkesan.
“Seru sekali, kami banyak belajar dari adat dan kehidupan masyarakat desa. Ini pengalaman berkesan, karena biasanya kami terbiasa tinggal di kota,” ungkap salah satu anggota kelompok.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap keberadaan mereka dapat membawa manfaat jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya perekonomian.
“Harapannya semoga dengan kehadiran kami kami membawa dampak baik untuk desa terutama untuk mengenalkan produk desa yang selama ini belum menjual ke luar daerah,” pungkasnya.



Previous post
KKN ULM di Tebing Tinggi: Mahasiswa, Warga, dan Tradisi Bersatu dalam Gerakan Pemberdayaan
You may also like
Sekolah Pangan di Angsana Hadirkan Tiga Doktor Universitas Lambung Mangkurat
Kreativitas dan Pesan Lingkungan Warnai Lomba Foto Dies Natalis ULM

