Visitasi MTQMN XVIII: Prof. Said Agil Puji Kesiapan ULM sebagai Penyelenggara Nasional
BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke-XVIII Tahun 2025 yang akan digelar pada 5–9 Oktober mendatang. Hal ini ditegaskan setelah pelaksanaan visitasi venue dan peninjauan site plan oleh Tim Belmawa Kemendiktisaintek bersama Dewan Hakim MTQMN yang berlangsung pada 27–28 Agustus 2025.
Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan swasta, dalam persiapan penyelenggaraan ajang bergengsi tingkat nasional ini.
“Pendanaan MTQMN 2025 Insya Allah sudah disiapkan dengan matang, baik dari internal ULM, pemerintah daerah, maupun dukungan kementerian. Kami juga berterima kasih kepada Pemprov Kalsel dan para pengusaha yang memberi dukungan moril maupun materil,” ujarnya.
Tim Belmawa Kemendikbudristek yang dipimpin Alamul Huda mengaku puas atas kesiapan ULM. “Kami sudah visitasi berbagai venue, mulai dari kampus Banjarbaru untuk pembukaan dan penutupan, hingga sejumlah fakultas di Banjarmasin. Tidak salah Belmawa memilih ULM sebagai penyelenggara MTQMN kali ini,” ungkapnya.
Ketua Dewan Hakim, Prof. Dr. H. Said Agil Husin Al Munawwar, MA, juga memberikan apresiasi. “ULM sangat layak menjadi tuan rumah. Kerja keras panitia terlihat nyata. Kami optimis pelaksanaan MTQMN 2025 akan berjalan lancar,” ucapnya.
MTQMN XVIII 2025 akan melibatkan sekitar 1.500 mahasiswa dari 194 perguruan tinggi se-Indonesia yang telah lolos seleksi pra-nasional. Total kedatangan diperkirakan mencapai 3.000–4.000 orang, termasuk pendamping. Sebanyak 15 cabang lomba akan dipertandingkan, mulai dari tartil, tahfidz, syarhil, hingga cabang keilmuan seperti desain aplikasi Al-Qur’an dan debat bahasa Arab-Inggris.
Sebagai tuan rumah, ULM menyiapkan venue utama di Kampus Banjarbaru serta sejumlah lokasi lomba di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Banjarmasin. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Rusmin, menegaskan kesiapan teknis dan koordinasi lintas pihak.
“Kami tinggal memantapkan koordinasi dengan Pemda agar penjemputan kafilah nantinya bisa berjalan semeriah penyelenggaraan POMNAS lalu,” jelasnya.
Terpilihnya ULM sebagai tuan rumah MTQMN ke-18 merupakan prestasi tersendiri bagi ULM dan Kalimantan Selatan. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah perlombaan, tetapi juga upaya nyata untuk membumikan Al-Qur’an di kalangan mahasiswa sekaligus memperkuat citra ULM sebagai universitas unggul di Indonesia bagian tengah.








