ULM dan PLDPI Kalsel Perkuat Peran Orangtua dan Guru dalam Pendidikan Inklusif
BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Tim Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) melaksanakan pendampingan bagi orangtua dan tenaga pendidik anak berkebutuhan khusus di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi (PLDPI) Kalimantan Selatan, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan yang diikuti 50 peserta ini terdiri atas 42% orangtua dan 58% tenaga pendidik. Mereka mendapatkan pembekalan melalui penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), serta sesi konsultasi yang dirancang untuk memperkuat peran orangtua dan guru dalam mendampingi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.
Ketua Tim PDWA FKIK ULM, dr. Pagan Pambudi, M.Si., Sp.N(K), menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah nyata menghadirkan pendidikan inklusif yang berkelanjutan. “Kami ingin memberikan bekal praktis agar orangtua dan guru lebih percaya diri mendampingi anak dengan kebutuhan khusus, baik di rumah maupun di sekolah,” ujarnya.
Dua narasumber utama hadir menyampaikan materi, yakni dr. Pagan Pambudi, M.Si., Sp.N(K) dengan topik Tips and Trick Menghadapi Perilaku Tantrum pada Anak Berkebutuhan Khusus, serta dr. Wendy Amelia Sihombing, Sp.N yang membawakan materi Pertolongan Pertama pada Kejang di Sekolah dan Rumah. Melalui pemaparan ini, peserta memperoleh wawasan medis, psikologis, sekaligus keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam keseharian.
Antusiasme peserta tampak jelas dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Pertanyaan tidak hanya seputar teori umum, tetapi juga pengalaman nyata yang mereka hadapi. Berdasarkan evaluasi, 82% peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru, sementara 80% merasa lebih percaya diri mendampingi anak setelah mengikuti kegiatan.
Selain seminar utama, tim juga mengadakan sesi konsultasi personal pada 2 dan 9 September 2025. Kegiatan ini memberikan ruang lebih intim bagi orangtua untuk membicarakan tantangan spesifik, mulai dari perilaku tantrum hingga penanganan medis sederhana di rumah.
Sebagai tindak lanjut, Tim PDWA FKIK ULM bersama PLDPI Kalsel berkomitmen menjalin kerja sama jangka panjang. Program lanjutan mencakup pelatihan rutin, riset terapan, serta pengembangan layanan edukasi inklusif yang lebih luas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Selatan secara berkelanjutan.




