UTBK-SNBT 2025 Dimulai, Peserta Diuji 160 Soal
Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 mulai dilaksanakan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) pada Rabu (23/4/2025). Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di ULM dijadwalkan hingga Rabu depan (30/4/2025).
Sebanyak 10.129 peserta UTBK-SNBT di ULM bergantian melaksanakan ujian yang dibagi menjadi 16 sesi selama 8 hari, dengan masing-masing peserta tiap sesi ujian sekitar 680 orang. Ujian ini diikuti oleh peserta lulusan SMA/SMK/sederajat tahun 2023, 2024, dan siswa kelas XII tahun 2025, sebagai syarat masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Terdapat total 160 butir soal yang harus dikerjakan dalam waktu 195 menit oleh peserta tes UTBK-SNBT 2025. Sebanyak 90 butir soal merupakan soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan sebanyak 70 butir soal adalah soal Tes Literasi.
Dikutip dari laman resmi SNPMB Kemendikbud, tes ini menguji kemampuan untuk memahami dan bernalar yang diperlukan untuk seseorang dapat berhasil dalam pendidikan formal, khususnya pendidikan tinggi.
Kemampuan tersebut biasanya berkembang melalui proses belajar dan pengalaman-pengalaman di sekolah maupun di luar sekolah. Tes potensi skolastik terdiri dari empat komponen, yakni penalaran umum, pemahaman bacaan dan menulis, pengetahuan dan pemahaman umum, serta pengetahuan kuantitatif. Komponen penalaran umum kemudian terdiri dari tiga sub-komponen, yaitu penalaran induktif, penalaran deduktif, dan penalaran kuantitatif.
Adapun Tes Literasi dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu Tes Literasi Bahasa Indonesia, Tes Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika. Tes Literasi adalah tes yang berfokus pada literasi membaca atau kemampuan siswa dalam memahami, menggunakan, dan mengevaluasi teks untuk mencapai tujuan, mengembangkan pengetahuan, dan potensi.
Adapun sub komponen Penalaran Matematika dalam Tes Literasi ditunjukkan untuk melihat apakah mereka mampu menyelesaikan masalah-masalah matematis di berbagai konteks permasalahan tersebut atau tidak.

