ULM Bentuk Tim Percepatan untuk Pulihkan Akreditasi, Tetap Terbaik di Kalsel Versi EduRank
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mempertahankan posisinya sebagai kampus terbaik di Kalimantan Selatan berdasarkan pemeringkatan EduRank 2024. Meski demikian, ULM mengalami penurunan akreditasi dari “Unggul” menjadi “Baik” akibat temuan pelanggaran dalam pengajuan guru besar oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
ULM menduduki peringkat ke-31 secara nasional dan peringkat ke-2.196 di tingkat global. Selain itu, universitas ini juga masuk dalam TOP 50 persen dalam 45 topik penelitian. ULM menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Kalsel yang masuk dalam 80 besar universitas terbaik versi EduRank tahun ini.
EduRank sendiri merupakan lembaga pemeringkatan berbasis di Amerika Serikat yang menilai perguruan tinggi berdasarkan berbagai indikator seperti kualitas pengajaran, riset, reputasi akademik, dan dampak alumni.
Terkait penurunan akreditasi, ULM telah mengambil langkah cepat dengan membentuk Tim Percepatan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Tim ini bertugas mempercepat pemulihan status akreditasi agar kembali ke peringkat “Unggul”.
Wakil Rektor ULM Bidang Akademik, Iwan Alfanie, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan dokumen reakreditasi ke BAN-PT pada 15 November 2024. “Dokumen yang kami kirimkan sudah lengkap, lebih dari 300 halaman. Kami optimis akreditasi akan kembali ke peringkat Unggul,” ujarnya, Kamis (23/1/2025).
Namun, hingga saat ini, BAN-PT belum menjadwalkan asesmen lapangan untuk mengevaluasi dokumen tersebut. “Kami masih menunggu pemberitahuan dari BAN-PT terkait tim asesor yang akan datang,” tambah Iwan.
ULM diberi waktu hingga 19 November 2024 untuk mengajukan reakreditasi berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 1972/SK/BAN-PT/MONEV/PT/X/2024.
Meskipun mengalami penurunan akreditasi di dalam negeri, ULM tetap memperoleh pengakuan internasional. EduRank mencatat bahwa universitas ini memiliki 11.614 publikasi akademis dan 10.274 kutipan, serta dampak dari dua alumni terkemuka yang memberikan kontribusi besar di bidangnya.
ULM menegaskan komitmennya untuk segera memulihkan akreditasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap civitas akademika dan masyarakat Kalimantan Selatan. “Kami terus berupaya mengembalikan akreditasi ke peringkat A sebagai bentuk komitmen kami terhadap kualitas pendidikan,” tegas Iwan.
Sebelumnya, melalui surat nomor 1582/BAN-PT/LL/2024 tertanggal 20 September 2024, BAN-PT menetapkan penurunan akreditasi ULM. Namun, dengan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan, ULM optimistis dapat kembali memperoleh akreditasi tertinggi dalam waktu dekat.

