dr. Nanang Miftah Fajari, Sp.PD, K-EMD, FINASIM Ciptakan Inovasi Pengolahan Beras Lokal Banjar untuk Penanganan Diabetes
Banjar, Kalimantan Selatan — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program pengabdian berjudul “Inovasi Metode Pengolahan Nasi dari Beras Lokal Banjar yang Rendah Indeks Glikemik”. Kegiatan ini berlangsung di Desa Banyu Hirang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, di bawah pimpinan dr. Nanang Miftah Fajari, Sp.PD, K-EMD, FINASIM.
Program ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya yakni untuk memperbarui data penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Gambut, meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai standar melalui pemeriksaan gula darah, serta memberikan edukasi tentang pengolahan beras lokal Banjar untuk mengendalikan diabetes.
“Pengolahan beras lokal Banjar dengan metode yang tepat dapat membantu menurunkan indeks glikemik nasi yang dihasilkan. Hal ini penting bagi penderita diabetes untuk mengelola kadar gula darah mereka dengan lebih baik,” ujar dr. Nanang.
Selama kegiatan, Pembakal Desa Banyu Hirang dan Pembina Kader, turut membantu sosialisasi ini, mulai dari mempersiapan lokasi, alat praktik memasak, serta bahan utama seperti beras unus dan pandak, yang merupakan beras lokal khas desa tersebut. Para kader Posyandu desa menunjukkan antusiasme tinggi selama praktik memasak, belajar metode baru yang tidak hanya bermanfaat bagi penderita diabetes tetapi juga untuk kesehatan masyarakat secara umum.
Selain itu, melalui program ini dr. Nanang juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat. Melalui adanya pemeriksaan gula darah rutin dan penyuluhan kesehatandapat membantu masyarakat dalam mengendalikan diabetes dan mencegah komplikasi yang lebih serius serta meningkatkan kesadaran pentingnya pengendalian penyakit tersebut.
ULM berharap program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat Desa Banyu Hirang dan menjadi model bagi desa-desa lain di Kalimantan Selatan.
“Kami ingin membantu masyarakat dalam penanganan diabetes dengan cara yang sederhana namun efektif, serta memberikan edukasi berkelanjutan agar mereka dapat hidup lebih sehat,” tambah dr. Nanang.
Melalui inovasi ini, ULM kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap pengabdian masyarakat dan pengembangan solusi berbasis lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

