Yoga, Regista, Alfitri, Meutya dan Amelia Raih Medali Perunggu Ajang International Youthpreneur Competition
Tim mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berhasil memboyong medali perunggu dalam ajang International Youthpreneur Competition (IYC) 2024. Yoga Putra Wibowo bersama 4 (empat) anggota timnya, yakni Regista Tri Puspitasari, Alfitri Chellyadiza, Meutya Az Zahra, dan Amelia Rahma meraih prestasi tersebut dengan membawakan produk pai buah mini sebagai ide bisnis yang inovatif.
Gabungkan Kearifan Lokal dengan Kebutuhan Konsumen Modern
Alfitri Chellyadiza dalam wawancara menyampaikan, produk pai buah mini mereka memanfaatkan sorgum untuk kulit pai dan buah karamunting sebagai vla. Selain itu, mereka juga memanfaatkan madu kelulut khas Kalimantan Selatan sebagai pemanis alaminya.
“Produk kami mendukung pertanian lokal sekaligus mempromosikan tradisi kuliner Kalimantan Selatan. Kami bermitra langsung dengan petani lokal dan memastikan bahan baku yang digunakan berkualitas tinggi,” terangnya saat diwawancara.
Ia menceritakan bahwa produk yang mereka buat selain memiliki visi sebagai camilan sehat dan lezat, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Selain itu, produk tersebut juga menggunakan kemasan ramah lingkungan dengan balutan kain khas Kalimantan, yakni sasirangan.
Kemampuan Berbahasa Inggris Diuji
Selama kurang lebih dua minggu, tim PSKM melakukan rangkaian diskusi untuk mengembangkan ide tersebut. Setelah berdiskusi dan mengumpulkan berbagai masukan, ide bisnis pai buah mini tersebut akhirnya lolos ke tahap pitching desk. Tim PSKM ULM masuk dalam daftar 40 finalis IYC 2024 setelah bersaing dengan lebih dari 150 partisipan dari 8 (delapan) negara.
Tantangan kemudian dimulai pada tahapan pitching desk di mana tim PSKM harus bisa meyakinkan juri bahwa produk pai buah mini yang dibawakan memiliki nilai dan potensi yang besar. Pada tahapan ini, kemampuan berbahasa Inggris mereka juga diuji. Mereka harus pandai menyampaikan inovasi mereka dengan jelas dan benar serta menghindari miskomunikasi dengan durasi presentasi dan tanya jawab yang terbatas yakni 5 menit.
Meski demikian, timnya sangat bersyukur masuk dalam jajaran finalis IYC 2024.
“Sebagai finalis, kami berkesempatan untuk mengikuti workshop selama seminggu yang menghadirkan 6 (enam) narasumber luar biasa dari berbagai negara, di mana semuanya adalah pendiri dan CEO perusahaan ternama,” tutur Alfitri Chellyadiza.
Dukungan Universitas Tumbuhkan Percaya Diri
Selama mengikuti IYC 2024, tim PSKM ULM menerima pendampingan dari Universitas Lambung Mangkurat, mulai dari brainstorming ide hingga dukungan dana. Mereka menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya memperkaya ide, tetapi juga memberikan kepercayaan diri mereka serta sumber daya yang dibutuhkan untuk turut berkompetisi di ajang internasional
“Masukan dari pendamping sangat membantu kami dalam meningkatkan nilai produk yang akan kami bawakan,” ujarnya.
Melalui kompetisi IYC 2024 tersebut, mereka juga mengakui bahwa telah memperoleh banyak pengalaman berharga dan wawasan yang mendalam tentang dunia bisnis. Ide-ide menarik dari peserta finalis lainnya dan insight-insight yang diberikan oleh pemateri workshop tidak hanya memperkaya pengetahuan mereka, tetapi juga memperluas pandangan tentang potensi inovasi dalam bisnis.
International Youthpreneur Competition (IYC) 2024 adalah sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Inventify Center. Kompetisi ini memberi kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan dan mengembangkan ide bisnis mereka yang inovatif.
Kompetisi ini sangat menarik untuk diikuti, mengigat fokus dalam kompetisi ini tidak hanya melihat pada aspek keuntungan finansial, tetapi juga pada dampak positif yang dapat diberikan bagi masyarakat dan lingkungan.
Kompetisi ini mengundang peserta berusia 16-30 tahun dari berbagai negara mengajukan proposal bisnis yang berkelanjutan dan memiliki potensi besar untuk masa depan.
Peserta yang berhasil menjadi finalis akan mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti workshop dan mentoring, yang akan sangat membantu dalam mengembangkan ide-ide tersebut. Ajang tersebut berlangsung dari 4 Maret hingga 12 Mei 2024.




You may also like
