Seminar Nasional Hybrid Conference 2024 Prosthodontic Dentistry in Daily Practice: Jelaskan Pemanfaatan AI dalam Dunia Kedokteran Gigi
Banjarmasin – Fakultas Kedokteran Gigi melaksanakan Seminar Nasional Hybrid Conference 2024 Prosthodontic Dentistry in Daily Practice yang dilaksanakan pada Sabtu (22/6/2024). Acara yang dilaksanakan di Hotel Fugo Banjarmasin ini menghadirkan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Prof. Dr. drg. Maharani Laillyza Apriasari, SpPM., Ketua PDGI Wilayah Kalimantan Selatan, Ketua PDGI Banjarmasin, Ketua PDGI Banjarbaru, dan Ketua Ikatan Alumni FKG drg. Yazid Eriansyah Pradanta.
Sejumlah narasumber ahli seperti Prof. Cortino Sukotjo, DDS, Ph.D, MMSc., MPHE dari University of Illinois, Chicago, Letkol Mayor Laut drg. Abdullah Mugan, Sp. Pros dari LADOKGI (Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan Laut) Jakarta, drg. Ariyani, Sp.Pros dari FKG Universitas Sumatera Utara, drg. Imran Irsal, Sp.Pros dari Universitas Mulawarman, dan drg. M. Iqbal Baihaqi, Sp. Pros dari RSGM Gusti Hasan Aman Banjarmasin.
Prosthodontic Dentistry adalah ilmu yg mempelajari tentang gigi tiruan, seperti proses pembuatan, prosedur bagaimana gigi tiruan yang baik, serta berbagai ilmu pengetahuan yang menunjang ilmu pengetahuan ini jadi tidak sekedar pros murni tapi juga berbagai macam topik mengenai AI (Artificial Intelligence).
Dalam seminar ini, para undangan diberikan informasi terkait AI yang dipakai sebagai teknologi untuk membantu proses dalam kedokteran gigi seperti menentukan diagnosis, menentukan keakuratan alat ketika membuat gigi tiruan, tambalan juga karna di negara asal salah satu narasumber yakni Chicago sudah lebih maju dan canggih alatnya.
Harapannya, dengan terlaksananya seminar ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas terkait pemanfaatan AI khususnya dalam kebutuhan dunia kedokteran gigi baik untuk dosen, hingga mahasiswa. Hal ini juga menjadi sarana untuk bisa berbagi ilmu antar dokter gigi yang tergabung dan pada kesempatan ini bertemu dalam satu kepentingan yang sama.
“Agar kegiatan seminar nasional hybrid conference ini bisa berkelanjutan nantinya dan yang utama adalah memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan yang upgrade yang mengikuti perkembangan zaman pada para dosen dan mahasiswa dan serta kegiatan ini diikuti oleh para dokter gigi di kalimantan selatan. Jadi harapannya bisa sharing ilmu,” ucap Prof. Maharani.





