Rektor Pimpin Pengarahan dan Do’a Bersama Jelang Pelaksanaan POMNAS ke XVIII Tahun 2023
Banjarmasin – Menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII Tahun 2023 Provinsi Kalimantan Selatan, Universitas Lambung Mangkurat selaku tuan rumah penyelenggara melakukan agenda pengarahan dan doa bersama pada Selasa (7/11/2023). Acara ini digelar di General Building ULM Banjarmasin, dihadiri seluruh panitia, Liaison Officer (LO), dan dipimpin langsung oleh Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad.,S.E., M.Si. Agenda ini juga dihadiri oleh Ketua BAPOMI Kalimantan Selatan yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ULM Dr. Muhammad Rusmin Nuryadin, SE., M.Si., bersama Wakil BAPOMI Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan ini, Rektor memberikan pidato sambutan dan menyampaikan bahwa ia menaruh harapan besar kepada seluruh panitia dan segenap LO yang bertugas untuk bisa bersinergi memberikan pelayanan yang terbaik dalam kegiatan POMNAS ini.
“Koordinasi dan komunikasi agar mudah di lakukan untuk saling bersinergi antara panitia, pelatih, official.” Ucap Rektor.
LO bertugas menjadi penghubung antara tamu dan panitia untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi untuk suksesnya suatu acara. LO adalah bagian dari hubungan masyarakat yang bertugas untuk menciptakan dan membangun hubungan yang baik antara tamu dengan penyelenggara. Maka dari itu, sudah sepatutnya LO haruslah memiliki karakter yang mencerminkan tugas nya, yakni sopan dan santun.Dalam pelaksannaannya, LO diharapkan bisa menjaga tata krama dalam menyambut dan mengarahkan para tamu dengan bersinergi dengan panitia pelaksana dalam rangka memberikan wajah positif bagi Kalimantan Selatan dalam kegiatan besar tahunan ini. Maka dari itu, tugas LO bukan hanya menyambut dan mengarahkan tamu namun juga harus meredam hal-hal negatif yang dapat berdampak kepada Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah pelaksanaan POMNAS ke XVIII.
Menurut Rektor, POMNAS merupakan event silaturahmi nasional sesama mahasiswa dari berbagai PTN yang ada di Indonesia. Kesempatan untuk memperkenalkan diri sebagai salah satu bagian identitas masyarakat Indonesia yang patut mendapatkan kehormatan dari yang lain, maka akan terbangun citra positif, sebaliknya beliau mengatakan jika gagal tercitrakan maka akan berdampak sebaliknya.
“Momentum POMNAS ini harus dijaga. Saya harapkan bahwa kita kerja bersama, bangun sinergi, kebersamaan, solidaritas untuk penyelengaraan POMNAS,” pesan Rektor.






