Rektor Lantik Wakil Dekan FKIP Periode 2023-2027
Banjarmasin – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., melantik Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM periode 2023-2027. Acara pelantikan ini digelar pada hari Selasa (26/9/2023) bertempat di Aula lantai 1 Gedung Rektorat ULM Banjarmasin.
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor ULM Nomor 1603/UN8/KP/2023 Rektor memberhentikan dengan hormat Wakil Dekan FKIP ULM Periode sebelumnya, yakni Prof. Dr. Atiek Winarti, M.Pd., M.Sc., dari jabatan Wakil Dekan bidang Akademik, Prof. Dr. Imam Yuwono, S.Pd., M.Pd., dari jabatan Wakil Dekan bidang Umum dan Keuangan, dan Prof. Dr. Dwi Atmono, M.Pd., M.Si., dari jabatan Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Melalui SK tersebut juga, Rektor ULM melantik Wakil Dekan FKIP untuk menjabat dalam periode tahun 2023-2027. Adapun jajaran yang dilantik yakni Prof. Dr. Deasy Arisanty, S.Si., M.Sc., sebagai Wakil Dekan bidang Akademik, Dr. Dharmono, M.Si., sebagai Wakil Dekan bidang Umum dan Keuangan, dan Dr. Ali Rachman, S.Pd., M.Pd., sebagai Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni.
Rektor dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Wakil Dekan FKIP yang telah menjabat pada periode sebelumnya atas jasa dan pengabdiannya kepada Fakultas dan Universitas. “Terimakasih telah mendedikasikan diri. Banyaknya torehan prestasi yang dimiliki FKIP hingga saat ini menjadi bukti dari dedikasi dan komitmen jajaran pimpinan fakultas,” ucap Rektor.
Rektor juga menyampaikan pesan kepada jajaran Wakil Dekan FKIP periode 2023-2027 yang baru saja dilantik bahwa capaian-capaian prestasi yang telah diraih FKIP hingga saat ini merupakan tantangan untuk dilanjutkan dan ditingkatkan. Rektor menyampaikan bahwa ke depannya FKIP ditarget untuk memiliki minimal total 10 program studi yang terakreditasi internasional serta meningkatkan akreditasi seluruh prodi yang ada di FKIP ULM.
“Capaian akreditasi unggul itu sangat lah penting. Secepatnya saya juga akan mewajibkan seluruh fakultas untuk mengajukan akreditasi internasional untuk program studi yang dimiliki. Untuk mencapai semua itu, maka kita butuh kerjasama tiap sivitas akademika yang ada di ULM,” tutup beliau.

