LPPM ULM Gelar Workshop Penulisan Proposal, Laporan, dan Luaran Penelitian Berbantuan AI
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 12 October 2026
Banjarmasin – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar workshop bertajuk “Menulis Proposal, Laporan, dan Luaran Penelitian dengan Bantuan AI” pada Senin, (12/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai Besar, General Building ULM ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun proposal penelitian, laporan, dan luaran penelitian dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Muhammad Roil Bilad dari Universiti Brunei Darussalam sebagai narasumber. Workshop dibuka dengan sambutan Rektor ULM, Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., S.H., serta laporan dari Kepala LPPM ULM, Prof. Muthia Elma, M.Sc., Ph.D. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris LPPM ULM, Dr. Yuslena Sari, S.Kom., M.Kom., beserta peserta dari lingkungan perguruan tinggi.
Dalam laporannya, Prof. Muthia Elma menyampaikan bahwa sebanyak 363 peserta telah mendaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme terhadap peningkatan kompetensi penulisan proposal, laporan, dan luaran penelitian melalui pemanfaatan teknologi AI.
Ia berharap workshop ini dapat memberikan manfaat bagi peserta, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan dan menyempurnakan proposal penelitian. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya memperoleh pendanaan penelitian dari berbagai sumber, baik kementerian, termasuk melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, maupun lembaga pendanaan nasional dan internasional lainnya.
Sementara itu, Rektor ULM, Dr. Iwan Aflanie, menekankan pentingnya memperhatikan aspek etika dalam pemanfaatan kecerdasan buatan. Menurutnya, AI merupakan teknologi yang dapat memberikan manfaat besar, tetapi juga berpotensi disalahgunakan apabila tidak digunakan secara bertanggung jawab.
Oleh karena itu, pemanfaatan AI di lingkungan akademik perlu disertai pemahaman mengenai etika, integritas, dan tanggung jawab. Penggunaan teknologi tersebut hendaknya mendukung proses pengembangan ilmu pengetahuan tanpa mengesampingkan nilai-nilai akademik serta tanggung jawab pengguna terhadap karya yang dihasilkan.
Rektor juga menegaskan pentingnya membangun fondasi kelembagaan yang kuat melalui penguatan kapabilitas, kredibilitas, dan karakter khas ULM. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang berkualitas sekaligus mendorong kemajuan universitas.
Selain penguatan kompetensi akademik, Rektor turut menyoroti perlunya membangun budaya kerja yang lebih efektif dan terarah. Hal tersebut akan didukung melalui penguatan koordinasi antara pimpinan universitas, kepala biro, dan fakultas, disertai rapat pimpinan serta penyusunan action plan secara berkala untuk mendorong pelaksanaan program kerja yang lebih terukur.
Melalui workshop ini, ULM berupaya memperkuat kapasitas sivitas akademika dalam menghasilkan proposal, laporan, dan luaran penelitian yang berkualitas. Pemanfaatan AI yang disertai etika dan integritas diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas penelitian, memperluas peluang kolaborasi, serta memperkuat kontribusi ULM dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat.
Previous post
Seminar Nasional Forum Publik 2026 Bahas Tantangan dan Strategi Ketahanan Pangan Nasional
Next post



