Rachelle Xaverine Nyomanto Raih Penghargaan International Exposure Beswan Djarum, Terpilih Wakili Indonesia di EuroMUN 2026
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita, Prestasi & Opini
- Date 24 November 2025
Banjarmasin — Prestasi membanggakan kembali hadir dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Rachelle Xaverine Nyomanto, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi, berhasil terpilih sebagai salah satu dari 10 pemenang International Exposure Beswan Djarum 2025. Ia menyisihkan lebih dari 500 peserta lain dan akan mewakili Indonesia dalam ajang European Model United Nations (EuroMUN) 2026 di Belanda, yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh Djarum Foundation.
Program International Exposure Beswan Djarum 2025 merupakan kompetisi prestisius yang menilai kemampuan akademik, kepemimpinan, dan kapasitas diplomasi para pesertanya. Tahun ini, proses seleksi berlangsung sejak 7–31 Oktober dan diikuti oleh 534 Beswan Djarum dari seluruh Indonesia. Para peserta diwajibkan mengikuti rangkaian seleksi ketat mulai dari penilaian CV, tes bahasa Inggris, penulisan esai, hingga pembuatan video pidato dalam bahasa Inggris sebagai simulasi Menteri Hubungan Internasional Indonesia.
Pada tahap penilaian substansi, Rachelle mengangkat isu global yang menurutnya paling mendesak dan relevan dengan visi pribadi. Dalam pidato untuk seleksi EuroMUN 2026, ia membahas korelasi antara pernikahan usia dini dan kesejahteraan masyarakat, serta bagaimana kolaborasi multilateral dapat menjadi kunci penyelesaian isu tersebut secara global. Sedangkan dalam kompetisi esai, ia menyoroti krisis ketidaksetaraan global dan dampaknya terhadap kesehatan dan pendidikan masyarakat.
“Isu-isu ini penting untuk diangkat karena menyangkut masa depan generasi muda. Saya ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dari daerah, termasuk ULM, bisa memiliki perspektif global dan kontribusi nyata,” ungkap Rachelle.
Rachelle mengaku proses persiapan kompetisi berlangsung cukup menantang, terutama karena ia harus menyesuaikan jadwal tes TOEFL dengan kegiatan akademik yang padat di Fakultas Kedokteran Gigi.
“Saya mengamankan skor TOEFL terlebih dahulu, lalu menyiapkan CV, menulis esai, dan menyusun serta merekam pidato. Semua itu saya selesaikan dalam 10–12 hari di tengah jadwal kuliah blok,” tuturnya.
Tidak hanya itu, ia juga merasa memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan prestasi yang telah diraih para seniornya, di mana selama dua tahun berturut-turut delegasi ULM terpilih dalam ajang yang sama—yakni Chikaliani Sonya (2024) dan Vieri Adi Dharma Puguh Putra (2023). Sebagai salah satu dari 10 pemenang, Rachelle kini mengikuti pelatihan nasional yang akan digelar secara intensif setiap akhir pekan oleh Djarum Foundation. Pelatihan ini berfokus pada pendalaman sistem diplomasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), teknis konferensi Model United Nations, serta penguatan keterampilan kerja sama tim antar-delegasi.
Pada EuroMUN 2026 nanti, para delegasi Indonesia akan berkompetisi bersama mahasiswa dari berbagai negara dunia dalam forum simulasi diplomasi internasional yang berlangsung selama beberapa hari. Rachelle berharap dapat menjalankan perannya dengan baik dan membawa nama Indonesia serta ULM dalam performa terbaik.
“Saya berharap bisa menyuarakan isu-isu yang penting bagi Indonesia, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.
Prestasi Rachelle membuktikan bahwa mahasiswa ULM memiliki kualitas, kapasitas global, dan kemampuan bersaing di tingkat internasional. Universitas Lambung Mangkurat terus memperkuat komitmennya untuk mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai bentuk fasilitas, pendampingan, serta ruang aktualisasi diri yang luas. Pihak fakultas dan civitas akademika Kedokteran Gigi ULM turut memberikan dukungan penuh atas pencapaiannya. Mereka berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tetap bersemangat menggapai peluang internasional.



Previous post
Workshop Magister Manajemen ULM Bahas Strategi Penyusunan Presentasi Riset Internasional
Next post
