Mahasiswa ULM Ubah Pekarangan Warga Tapin Jadi Kebun Cabai
RANTAU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) turut mendukung ketahanan pangan desa di Kabupaten Tapin. Mahasiswa Fakultas Pertanian yang tergabung dalam Kelompok 7 Ilmu Tanah dan Kelompok 4 Agronomi berinisiatif mengubah pekarangan warga Desa Baringin A, Kecamatan Candi Laras Selatan, menjadi kebun cabai.
Sebanyak 430 bibit cabai dibagikan langsung kepada masyarakat setempat. Cabai dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan perawatannya relatif mudah.
“Harapan kami, masyarakat bisa memulai dari pekarangan rumah. Hasil panen nantinya tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga bisa menambah pendapatan,” ujar Muhammad Rakha Priyambada, perwakilan mahasiswa KKN.
Hal senada disampaikan Mikhael Wesley Rambe, Ketua Kelompok 4 Agronomi. “Kalau tumbuh subur, hasil panennya bisa langsung dirasakan keluarga. Ini contoh kecil pemanfaatan pekarangan yang bermanfaat,” jelasnya.
Tidak hanya cabai, mahasiswa juga membangun Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) berisi jahe, kunyit, serai, hingga lengkuas. Taman ini sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pemanfaatan tanaman herbal untuk kesehatan alami.
Selain itu, mahasiswa ULM memberikan penyuluhan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga seperti sisa sayuran, air cucian beras, hingga kayu apu. POC tersebut dinilai murah, ramah lingkungan, dan efektif untuk menyuburkan tanah.
Camat Candi Laras Selatan, Zaul Rahman, mengapresiasi kontribusi mahasiswa ULM di desanya. “Mahasiswa tidak hanya datang, tapi juga meninggalkan ilmu yang bisa diterapkan warga seterusnya. Terima kasih kepada ULM yang memilih desa kami sebagai lokus kegiatan,” ucapnya.
Program KKN-MBKM ULM ini berlangsung sejak Juli hingga September 2025 dan melibatkan sejumlah mahasiswa, di antaranya Muhammad Rakha Priyambada, Zahratun Nisa, Syifa Alifa Robbana, Bintang Waldin Noor, Mikhael Wesley Rambe, Teo Anopta Ginting, Niko Pebriano, Novita Anggraini, dan Arini Rahmah.
Melalui gerakan sederhana ini, ULM menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat. Dari pembagian bibit cabai, pembangunan Taman TOGA, hingga pengolahan pupuk organik, seluruh program diarahkan untuk mewujudkan desa mandiri pangan, sehat, dan berdaya.

