PM-UPUD ULM Tahun Kedua: Sinergi Kampus dan UMKM untuk Produk Unggulan Daerah
BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali melanjutkan program pengabdian masyarakat melalui skema Pemberdayaan Masyarakat Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) di tahun kedua, setelah sukses pada pelaksanaan pertama di 2024. Program ini diketuai oleh Prof Dr Ir Hesty Heryani, MSi, IPU, ASEAN Eng bersama tim dosen ULM lainnya, yaitu Dr Utomo SPd MPd, Andry Fajar Zulkarnain SST MT, dan Noor Ridha Yanti STP M Ling.
Mengusung judul “Transfer Teknologi Pengembangan Produk Unggulan Spesifik Mangrove Menerapkan Prinsip Green Economy Berkelanjutan”, kegiatan tahun 2025 ini tetap mendapatkan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek.
“Program ini memfasilitasi UMKM dengan pola Adik Asuh dan Anak Asuh sebagai upaya memperkuat ekosistem usaha Sasirangan berbasis teknologi hijau berkelanjutan,” jelas Prof Hesty.
Dua UMKM yang menjadi mitra, yaitu Atun Cempaka Sasirangan dan Rabita Spesialis Sasirangan di Banjarbaru, sebelumnya juga telah mendapat binaan pada program tahun pertama. Melalui pengabdian ini, mereka difasilitasi dengan tenaga surya 2.000 watt serta mesin-mesin produksi yang menunjang pembuatan kerajinan tas berstandar industri.
Kini, kedua UMKM tersebut berperan sebagai Kakak Angkat yang membimbing sejumlah kelompok lain. Mitra binaan baru terdiri atas kelompok PKK Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar sebagai Adik Asuh, serta siswa SMK Tata Busana dan mahasiswa pencinta seni budaya serta industri kreatif Sasirangan sebagai Anak Asuh.
Prof Hesty menegaskan, pola ini tidak hanya mendukung keberlanjutan usaha, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi dan sosial. “Program Adik Asuh dan Anak Asuh ini semakin memberdayakan masyarakat, meningkatkan pendapatan, sekaligus menumbuhkan ide-ide kreatif dalam produk industri Sasirangan,” ujarnya.
Dengan pola kolaboratif ini, ULM menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi hijau berbasis kearifan lokal dan mendukung UMKM Sasirangan agar semakin berdaya saing di era industri kreatif.

