ULM Latih Wirausaha Muslimah Kelola Emosi dan Usaha Lewat Program “Kebahagiaan Kerja”
BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar pelatihan bertajuk “Kebahagiaan Kerja” bagi pelaku usaha mikro kecil (UMK) muslimah di Kota Banjarmasin. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berlangsung di Warung Bambu, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa (26/8/2025), diikuti sekitar 50 peserta.
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan yang kerap dihadapi wirausaha muslimah, mulai dari tekanan emosi, konflik peran antara usaha dan keluarga, hingga keterbatasan dukungan sosial. Kondisi tersebut sering kali memengaruhi keseimbangan hidup, kesejahteraan psikologis, dan keberlanjutan usaha mereka.
Ketua Tim Pengabdian, Hastin Umi Anisah, menjelaskan bahwa pendekatan psikologi positif Islami dipilih agar para peserta mampu memaknai kerja sebagai ibadah sekaligus membangun daya tahan mental.
“Permasalahan utama yang dihadapi wanita bekerja adalah konflik peran, kurangnya dukungan sosial, hingga tekanan emosional. Itu bisa berdampak pada kesejahteraan psikologis maupun kinerja usaha mereka,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga praktik sederhana berupa penggunaan kartu refleksi dan modul untuk membantu menjaga rutinitas kerja yang sehat, baik secara emosional maupun spiritual. Nilai-nilai Islam seperti sabar, syukur, dan tawakal turut ditekankan sebagai kunci pengelolaan emosi dan stres.
Hastin menambahkan, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain peningkatan kemampuan regulasi emosi, penguatan makna kerja, serta manajemen stres yang lebih baik.
“Jika kondisi psikologisnya baik, usaha akan lebih berkelanjutan, keluarga lebih harmonis, dan kualitas hidup juga meningkat,” jelasnya.
Selain sesi pelatihan, ULM juga menghasilkan luaran akademik berupa buku berjudul Kebahagiaan Saat Bekerja serta artikel ilmiah yang akan diterbitkan di jurnal pengabdian. Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen ULM dalam mengintegrasikan kegiatan pengabdian masyarakat dengan pengembangan ilmu pengetahuan.

