ULM Tingkatkan Mutu Pendidikan Melalui Pelatihan Manajemen Kelas untuk Guru di Banjarmasin Utara
BANJARMASIN – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Penerapan Strategi Manajemen Kelas dalam Membentuk Karakter Siswa Sekolah Unggul SDN di Lahan Basah Kecamatan Banjarmasin Utara” pada Selasa (22/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Banjarmasin Utara ini diinisiasi oleh tim dosen ULM yang dipimpin Dr. Suhaimi dengan anggota Wenny Noorahim, M.Pd. dan Ni’mah, S.Sos., M.Sosio. Dua mahasiswa, Annisa Nur Syifa dan Sandrina Septia Rakasiwi, turut dilibatkan untuk memperkuat sinergi akademik sekaligus memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam kegiatan sosial-edukatif.
Sebanyak 25 guru perwakilan dari SD Negeri se-Kecamatan Banjarmasin Utara mengikuti pelatihan ini. Kegiatan diawali dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan pembukaan oleh Wenny Noorahim, M.Pd., sebelum masuk ke sesi materi utama.
Dalam pemaparannya, Dr. Suhaimi menekankan bahwa strategi manajemen kelas menjadi salah satu kunci pembentukan karakter siswa sejak dini, terutama di daerah lahan basah yang memiliki tantangan tersendiri.
“Manajemen kelas tidak hanya mengatur perilaku siswa, tetapi juga membangun nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kerja sama,” ujarnya.
Materi inti disampaikan oleh Dr. Suhaimi dan Ni’mah, M.Sosio, dengan metode interaktif. Sebagai pengantar, peserta diajak menonton video edukatif yang relevan, kemudian berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang diwarnai pertukaran pengalaman dan solusi atas tantangan di lapangan.
Pelatihan juga menghadirkan sesi praktik langsung melalui simulasi bersama guru model, sehingga peserta dapat menerapkan strategi yang dipelajari secara nyata. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mencoba metode baru dan berbagi pengalaman mengajar.
Melalui kegiatan ini, ULM berharap para guru mampu mengimplementasikan strategi manajemen kelas secara efektif di sekolah masing-masing, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan membentuk karakter siswa yang unggul serta berdaya saing.
“Kami ingin para guru membawa pulang pengetahuan yang bisa langsung diterapkan, sehingga manfaatnya terasa tidak hanya di kelas, tetapi juga dalam pembentukan generasi yang siap bersaing,” tutup Dr. Suhaimi.

