ULM Tandatangani PKS Banlit BI Institute, Buka Peluang Kolaborasi Penelitian dengan Mahasiswa
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank Indonesia Institute atau BINS pada Kamis (26/6/2025) lalu. PKS tersebut berisikan tentang bantuan penelitian (banlit) yang diberikan oleh BI Institute kepada mahasiswa jenjang S1 hingga S3 di Universitas Lambung Mangkurat.
PKS ini ditandatangani langsung oleh Wakil Rektor bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., bersama dengan Ir. Clarita Ligaya Iskandar, MIA selaku Kepala Bank Indonesia Institute (BINS). Acara penandatanganan ini juga dilakukan sekaligus dengan kegiatan BINS Goes to Campus yang digelar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM.
Program Bantuan Penelitian (Banlit) BI Institute merupakan program bantuan keuangan dari Bank Indonesia Institute bagi para mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 yang sedang menyusun tugas akhir dengan topik yang terkait dengan ruang lingkup kebanksentralan dan pelaksanaan tugas Bank Indonesia.
Di antara topik proposal Banlit yang terkait dengan Ekonomi dan Kebanksentralan yakni seperti topik Moneter, Makroprudensial, Sektor Riil, Sistem Pembayaran dan Stabilitas Sistem Keuangan. Selain itu, mahasiswa juga bisa mengajukan topik penelitian Sosial seperti Politik, Hukum, dan Kelembagaan.
Proposal yang disetujui nantinya akan menerima insentif dari Bank Indonesia sebagai berikut:
- Mahasiswa S1 sebesar Rp10.000.000,-
- Mahasiswa S2 sebesar Rp15.000.000,-
- Mahasiswa S3 sebesar Rp20.000.000,-
Adapun hak cipta penelitian atau publikasi nantinya akan menjadi hak milik masing-masing peneliti atau perguruan tinggi yang bersangkutan. Selain itu, Bank Indonesia juga berhak mempublikasikan dan/atau menggunakan hasil penelitian atas persetujuan peneliti sebagai acuan dan untuk kepentingan Bank Indonesia.
Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang saling membangun antara perguruan tinggi dan Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia dalam rangka memajukan ekonomi Indonesia.

