ULM Harumkan Nama Kalsel, Tim Shorinji Kempo Raih Dua Emas dan Tempati Peringkat Lima Nasional
Banjarmasin – Tim Shorinji Kempo Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sukses mengharumkan nama Kalimantan Selatan dalam ajang Invitasi Cabang Olahraga (Cabor) Beladiri Mahasiswa 2025, yang digelar di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta Timur, pada 20–22 Mei 2025.
Dari kejuaraan bergengsi antar-mahasiswa tersebut, ULM berhasil menyumbangkan dua medali emas, satu perunggu, serta mengantarkan Kalimantan Selatan menempati peringkat lima besar nasional dalam klasemen akhir.
Prestasi ini tidak lepas dari penampilan gemilang para atlet, khususnya dari Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (JPOK) FKIP ULM. Dua medali emas diraih oleh Rizky Kurnia Nugraha (kelas Randori 65–70 Kg Putra) dan Berfex Ramadhani (kelas Randori 60–65 Kg Putra), keduanya merupakan mahasiswa JPOK ULM.
“Kami bangga dengan capaian tim ini. Meskipun banyak tantangan menjelang kejuaraan, semangat dan disiplin atlet ULM tetap tinggi,” ujar Dr. Rusmin Nuryadin, S.E., M.Si, selaku Manajer Tim Shorinji Kempo ULM, Jumat (23/5/2025).
Tim Kempo ini merupakan kolaborasi antar-kampus di Kalimantan Selatan, namun ULM menjadi penyumbang atlet terbanyak. Para kenshi tergabung dari ULM, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), dan Politeknik Tanah Laut (Politala). Mereka memiliki latar belakang kompetitif, mulai dari level POPNAS, POMNAS, hingga Pra-PON dan PON.
Dr. Rusmin menjelaskan, kekuatan tim tak lepas dari kualitas pelatih seperti Thoyyibah, peraih medali emas PON Aceh, yang didampingi pelatih senior lainnya yakni Sp. Nurhadi dan Sp. M. Khafidz Arifin.
Meskipun sempat menghadapi kendala, seperti bentrokan jadwal kuliah dengan latihan, cedera, dan keterbatasan peralatan, tim tetap menunjukkan performa maksimal. Hal ini disampaikan langsung oleh Thoyyibah, S.Pd., selaku pelatih utama kontingen.
“Kami bersyukur hasilnya melampaui ekspektasi. Semua ini tak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk ULM, Dispora Kalsel, BAPOMI Kalsel, PERKEMI Pengprov dan Pengkab se-Kalsel, serta semua pelatih dan atlet,” ungkapnya.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Ketua PERKEMI Kalsel, Akhmad Fydayeen, S.H., M.Si., yang berharap prestasi ini menjadi awal kebangkitan kempo Banua.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah, terutama Dispora Kalsel, terus mengalir agar pembinaan atlet kempo bisa sejajar dengan daerah lain,” ucapnya optimis.
Terpisah, perwakilan Dispora Kalsel mengungkapkan bahwa capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk menatap event selanjutnya, yakni PON Beladiri 2025 di Jawa Tengah.
Berikut daftar raihan medali atlet Kempo Kalsel:
Medali Emas
- Rizky Kurnia Nugraha (JPOK ULM) – Randori 65–70 Kg Putra
- Berfex Ramadhani (JPOK ULM) – Randori 60–65 Kg Putra
Medali Perak
- Zahra Perluhutan Ritonga (Poliban) – Randori 70–75 Kg Putra
Medali Perunggu
- Alifah Nabila (Politala) – Randori 55–60 Kg Putri
- Muhammad Naafi’ Fadillah (JPOK ULM) – Randori 55–60 Kg Putra
Peringkat 5 Besar
- Aldi Rangga Saputra (JPOK ULM) – Tandoku Putra Kyukenshi
Dengan torehan ini, ULM tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai pusat prestasi akademik, tetapi juga sebagai kampus yang mendorong keunggulan di bidang olahraga bela diri tingkat nasional.

