ULM Jadi Tuan Rumah ESDM Goes to Campus 2026, Siapkan Generasi Pertambangan Masa Depan
Banjarmasin — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi tuan rumah ESDM Goes to Campus 2026 dengan tema “Building Future Mining Generation through Good Mining Practice”, Senin (31/8/2026), di Lecture Theater ULM. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan dunia industri untuk membahas perkembangan serta masa depan sektor pertambangan Indonesia.
Kegiatan diawali dengan opening speech Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Ahmad Syauqi, S.Si., S.T., M.Ak., yang menekankan pentingnya membangun komunikasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan sektor pertambangan.
Ahmad Syauqi juga mengajak mahasiswa untuk tidak hanya memandang sektor pertambangan sebagai peluang pekerjaan, tetapi turut berperan dalam menciptakan perubahan dan inovasi bagi masa depan industri pertambangan Indonesia. “Jangan hanya menjadi penonton perubahan, jadilah bagian dari perubahan,” pesan Ahmad Syauqi kepada mahasiswa.
Sementara itu, Rektor diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., selaku keynote speaker, menekankan pentingnya penguatan kompetensi teknologi digital dan AI, kepedulian lingkungan, serta kolaborasi dengan industri dalam menyiapkan generasi pertambangan masa depan.
ESDM Goes to Campus 2026 turut menghadirkan Muhammad Irwan, Koordinator Hubungan Komersial Mineral, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara; Rusdi Husin, General Manager HSE PT Adaro Energy Indonesia Tbk; Roni Guruhwira, Kepala Cabang PT Sucofindo Banjarmasin; serta Hikmah, Duta Minerba Goes to Site 2025. Kegiatan dimoderatori oleh Karina Shella Putri, Dosen Teknik Pertambangan ULM.
Melalui ESDM Goes to Campus 2026, ULM terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan dunia industri dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, serta mampu mendukung penerapan good mining practice dalam pembangunan pertambangan Indonesia yang berkelanjutan.

