228 Mahasiswa Kehutanan Perkuat Kompetensi Lapangan di Perhutani Forestry Institute
Madiun — Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengirimkan ratusan mahasiswa untuk mengikuti Praktik Hutan Tanaman Tahun 2026 di Perhutani Forestry Institute (PeFI), Madiun, Jawa Timur, yang berlangsung pada 11–17 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperkuat pembelajaran berbasis praktik lapangan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa kehutanan.
Sebanyak 228 mahasiswa Fakultas Kehutanan ULM, didampingi tujuh dosen, mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Departemen Learning Center PeFI. Program ini menjadi bagian dari upaya ULM dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori akademik dengan praktik pengelolaan hutan secara profesional.
Kehadiran rombongan ULM disambut langsung oleh Kepala Perhutani Forestry Institute, Moch. Farid Januardi, beserta jajaran. Ia mengapresiasi kepercayaan ULM yang secara berkelanjutan menjadikan PeFI sebagai laboratorium lapangan mahasiswa kehutanan.
“Kolaborasi ini bukan sekadar praktik akademik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia kehutanan. Sudah banyak alumni Universitas Lambung Mangkurat yang kini berkiprah di Perum Perhutani,” ujarnya.
Selama sepekan, mahasiswa ULM mendapatkan pembekalan komprehensif terkait perencanaan risalah hutan, budidaya tanaman jati, teknik penebangan, hilirisasi industri pengolahan kayu, pengelolaan hasil hutan bukan kayu (HHBK), hingga pemahaman sejarah pengelolaan hutan di Perhutani. Materi tersebut dirancang untuk memperkaya wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam pengelolaan hutan tanaman secara berkelanjutan.
Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Kehutanan, Dr. Badaruddin, S.Hut., MP., menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali bekerja sama dengan PeFI. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman teknis, tetapi juga menanamkan disiplin, tata krama, serta kesiapan mahasiswa menghadapi berbagai kondisi di lapangan tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, ULM menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan kehutanan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan sektor kehutanan nasional. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pengelola hutan seperti Perhutani PeFI menjadi langkah strategis ULM dalam memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan kehutanan berkelanjutan. (Humas/AM)

