ULM Gelar Aruh Ganal, Sebarkan Tausiyah Pentingnya Bersyukur dan Menuai Keberkahan
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM)melaksanakan kegiatan keagaamaan yang rutin di laksanakan setiap tahun, yaitu Aruh Ganal, yang berisikan agenda Khataman Al Quran dan ceramah agama. Pelaksanaan Aruh Ganal tahun ini mengangkat tema ‘Menyemai Syukur, Menuai Keberkahan Dan Mengukir Prestasi ULM”, bertempat di Mesjid Baitul Hikmah kampus Banjarmasin pada Rabu (19/11/2025).
Acara ini dihadiri sivitas akademika mulai dari dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di lingkungan ULM. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Dr Gusti M. IrhamnaHusein, M.Pd., menyampaikan permohonan maaf kepada para tamu yang berhadir dikarenakan pimpinan ULM saat ini sedang ada tugas yang tidak bisa di tinggalkan. Meski demikian, beliau menyampaikan pesan, berharap acara ini dapat berjalan dengan lancar serta membawa berkah.
Aruh Ganal biasanya dilaksanakan tiap tahun, pada momenNisfu Sya’ban sebagai peringatan menyambut bulan Ramadhan. Akan tetapi, pada tahun ini kegiatan Aruh Ganal dilaksanakan lebih dahulu dari biasanya, mengingat momenNisfu Sya’ban yang akan datang bertepatan dengan masa libur semester mahasiswa,
Pada tahun lalu, kegiatan khataman Al-qur’an Aruh Ganaldiikuti sekitar 750 mahasiswa. Sementara pada tahun ini, Irhamna menyampaikan akan melibatkan sebanyak 1500mahasiswa dalam kegiatan khataman Al-qur’an Aruh Ganal. Beliau juga berpesan agar para hadirin yang berhadir dapatmenyimak ceramah yang akan diberikan sebagai pembuka rangkaian kegiatan Aruh Ganal
“Mari kita simak wejangan yang akan diberikan oleh Tuan Guru, hingga kita bisa membawa dan mengamalkan ilmu yang diberikan setelah pulang dari kegiatan ini,” ucapnya.
Kegiatan ini kemudian diisi oleh Tuan Guru H. Muhammad Rasyid Ridha, yang memberikan ceramah tentang pentingnya bersyukur dan menuai keberkahan dalam mengukir prestasi untuk ULM. Berikut beberapa poin penting yang bisa diambil dari ceramah beliau yang menggugah hadirin, di antaranya:
- Pentingnya Bersyukur: Mengingatkan hadirin untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, karena syukur adalah kunci untuk menuai keberkahan.
- Mengingat Jasa: Menekankan pentingnya mengingat dan menghormati jasa para guru, dosen, dan orang tua. Beliau menyebut bahwa ridho dan doa mereka adalah jalan pembuka keberhasilan di dunia maupun akhirat.
- Menghindari Sombong: Berpesan keras agar seluruh sivitas akademika, terutama mahasiswa yang sedang menempuh ilmu, untuk tidak bersikap sombong atau takabur, karena kesombongan akan menghilangkan berkah dari ilmu yang didapatkan.
Semua peserta tampak khusyuk mendengarkan tausiyah yang disampaikan, diharapkan pesan-pesan moral dan spiritual yang disampaikan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi bekal dalam mengukir prestasi akademik maupun non-akademik di ULM.

