ULM Dukung UMKM Sasirangan di HSU Lewat Integrasi Teknologi Produksi dan Pemasaran
AMUNTAI – Dosen dan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di UMKM Ecomel Sasirangan, Desa Telaga Sari, Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sejak Juni hingga Desember 2025.
Program ini mengusung tema “Optimalisasi Teknologi Tepat Guna dan Platform Digital untuk Meningkatkan Produksi dan Pemasaran Kain Tradisional Sasirangan.” Kegiatan didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendiktisaintek tahun anggaran 2025.
Ketua tim PKM, Dr. Sri Hartini, M.Sc., menjelaskan bahwa penggunaan teknologi tepat guna (TTG) berupa alat pencelup warna kapasitas delapan kain dan aplikasi e-inventory membantu meningkatkan efisiensi produksi.
“Integrasi teknologi memungkinkan proses pewarnaan lebih cepat dan terkontrol, sementara e-inventory membantu memonitor bahan baku serta produk jadi secara real-time,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewi Dewantara, M.Pd., salah satu anggota tim, menekankan pentingnya pemanfaatan e-katalog dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
“Melalui e-katalog https://ecomelsasirangan.com/ serta pemasaran via media sosial, UMKM dapat menjangkau konsumen baru dan memperkuat posisi di pasar,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi pada Juli 2025, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan teknis alat pencelup, pembuatan e-inventory, serta digital marketing pada Juli–Agustus. Tim juga memberikan pendampingan intensif untuk memastikan teknologi yang diperkenalkan dapat digunakan secara berkelanjutan.
Owner Ecomel Sasirangan, Zainal Fuad, S.Pd., menyambut baik kemitraan dengan ULM. “Kami merasa terbantu dengan pendampingan ini. Harapannya, produksi bisa lebih efisien, pemasaran lebih luas, dan keberlangsungan usaha tetap terjaga,” tuturnya.
Melalui sinergi ini, ULM menegaskan komitmennya untuk mendukung pelestarian warisan budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. UMKM Ecomel Sasirangan pun diharapkan dapat menjadi role model pengembangan usaha berbasis inovasi dan keberlanjutan.

