BEM FISIP ULM Gelar Womenship Bootcamp, Dorong Kesadaran Kesehatan Mental Perempuan
BANJARMASIN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menyelenggarakan rangkaian kegiatan Womenship Bootcamp 2025 yang berfokus pada isu kesehatan mental dan pengembangan diri perempuan. Puncak acara berlangsung pada Senin (8/9/2025) di gedung serba guna kampus ULM Banjarmasin.
Womenship Bootcamp mengusung tema “Glow Up & Speak Up: Women, Confidence, and the Celebration of Self” dengan beragam agenda sejak 6 September 2025. Kegiatan meliputi seminar kesehatan mental, workshop public speaking, beauty class, hingga pertunjukan seni, serta didukung pula dengan bazar UMKM.
Ketua Pelaksana, Kurnia Putri, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental perempuan.
“Melalui seminar, workshop, hingga beauty class, kami ingin perempuan memiliki keberanian, soft skill, dan rasa percaya diri agar dapat berkembang lebih jauh,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua BEM FISIP ULM, Ridho, yang menegaskan bahwa keberadaan Departemen Pemberdayaan Perempuan di bawah kepengurusannya merupakan langkah strategis ULM dalam mendorong kesetaraan gender di lingkungan kampus.
“Harapan kami, departemen ini dan program-programnya menjadi pondasi agar perempuan FISIP dan ULM memiliki ruang layak untuk berekspresi dan bersuara. Tidak boleh ada lagi ketidaksetaraan, semua memiliki hak yang sama,” tegasnya.
Kegiatan puncak berlangsung meriah dengan talkshow kecantikan, kelas make up bersama Wardah, dan sesi praktik langsung yang diikuti antusias oleh peserta. Tak hanya itu, acara penutup juga diramaikan oleh penampilan tari, monolog, puisi, serta drama musikal dari mahasiswa FISIP dan Sanggar Seni Demokrat (SSD).
Apresiasi datang dari dunia usaha, salah satunya Monica Banjarsari, entrepreneur asal Kalimantan Selatan sekaligus perwakilan sponsor. Ia menilai Womenship Bootcamp sebagai wadah penting bagi perempuan untuk berkembang.
“Kegiatan ini bukan hanya memberi ruang ekspresi, tetapi juga menjadi ajang upgrading diri. Manfaatnya nyata dalam peningkatan kualitas perempuan,” katanya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa ULM, melalui organisasi mahasiswanya terus menunjukkan peran sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga peduli pada pemberdayaan perempuan, kesehatan mental, dan kesetaraan gender di lingkungan kampus maupun masyarakat.

