Edukasi Pencegahan Anemia bagi Remaja Putri di Desa Sungai Alang
Banjar – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) menggelar penyuluhan kesehatan untuk mencegah anemia pada remaja putri di Desa Sungai Alang. Kegiatan yang dipimpin oleh dosen-dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ini diikuti 34 remaja putri dan mendapat sambutan baik dari masyarakat maupun perangkat desa.
Ketua tim pengabdian, Siti Aisyah Solechah, SKG., M.Si., menjelaskan bahwa anemia masih menjadi masalah serius meski sebagian besar remaja putri di desa tersebut sudah menerima tablet tambah darah (TTD).
“Permasalahan muncul karena pengetahuan yang rendah tentang manfaat TTD serta kebiasaan yang kurang baik, seperti sering lupa mengonsumsinya. Melalui edukasi ini, kami berharap remaja memahami penyebab anemia dan pentingnya TTD sebagai solusi pencegahan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapat materi interaktif mengenai anemia, gejalanya, hingga manfaat tablet tambah darah. Materi disampaikan dengan metode ceramah, dilengkapi slide presentasi dan buku saku agar mudah dipahami.
“Kami sengaja membuat materi menarik agar remaja putri tidak hanya memahami, tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Aisyah.
Untuk mengukur pemahaman, panitia melaksanakan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta. Bahkan, sebagian remaja berkomitmen menjadi agent of change dengan menyebarkan informasi tentang pencegahan anemia kepada teman dan keluarga mereka.
Tim dosen ULM yang terlibat selain Siti Aisyah adalah Fahrini Yulidasari, SKM., MPH., Muhammad Irwan Setiawan, SGz., MGz., Ihya Hazairin Noor, SKM., MPH., dan Vina Yulia Anhar, SKM., MPH.. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa serta didukung oleh dua dosen pendamping, yakni Husnul Fatimah, SKM., M.Kes. dan Izal Puji Santoso, SKM., M.Kes.
Pihak Desa Sungai Alang menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap sosialisasi dapat terus berlanjut.
“Kami berharap program dari ULM ini memberi dampak positif, khususnya bagi kesehatan remaja putri di desa kami,” ujar Kepala Desa setempat.
Melalui program pengabdian masyarakat ini, ULM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda, sekaligus mendorong terciptanya desa yang lebih sehat dan bebas anemia.

